User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Efek Pencetak Laba (RPH)
ITMG 550 2.95%
JECC 475 7.31%
SILO 350 2.55%
Last update: 23 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
GMTD -725 -11.28%
UNVR -350 -0.82%
UNTR -200 -0.72%
Last update: 23 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 2,544,047,104
SRIL 779,317,632
BUMI 297,418,816
Last update: 23 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
BBCA 651,033,080,000
BMRI 492,012,485,000
BBNI 377,155,872,500
Last update: 23 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 23,959 Freq
PKPK 17,957 Freq
BBNI 6,205 Freq
Last update: 23 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,265.00 13,399.00
SGD 9,476.35 9,573.45
JPY 11,897.93 12,021.35
MYR 2,994.36 3,026.65
CNY 1,926.48 1,945.95
THB 383.38 387.37
HKD 1,707.84 1,725.12
EUR 14,304.98 14,453.50
AUD 10,167.62 10,271.67
GBP 16,558.70 16,729.99
Last update: 23 Mar 2017 11:05 WIB
Showbiz
Senin, 20 Mar 2017 07:59 WIB - http://mdn.biz.id/n/289326/ - Dibaca: 62 kali
Joko Anwar
Tidak Ada yang 'Khusus' dari Konten LGBT
Joko Anwar
Konten bernuansa lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) bukan hal baru bagi dunia perfilman, termasuk di Indonesia. Meski bukan hal baru, Joko Anwar sebagai salah satu sineas yang pernah memasukkan konten LGBT mengatakan tidak ada yang spesial dari unsur tersebut selain karena dekat dengan kehidupan sehari-hari.
"Jadi apa pun yang diambil pasti ada hubungannya dengan apa yang familier dengan sehari-hari, pilihan penulis skenario saja," kata Joko yang merupakan penulis naskah untuk film Arisan! pada 2003.

Dalam film tentang kehidupan sosialita ibu kota yang disutradarai Nia Dinata itu, ada karakter pasangan gay yang diwakili oleh Sakti (Tora Sudiro) dan Nino (Surya Saputra).

Joko mengatakan, dia memasukkan adegan itu tanpa niat apa pun, termasuk mempromosikan LGBT seperti yang dikhawatirkan banyak orang.
"Tidak untuk memberitahu ada sesuatu yang seperti itu, untuk menumbuhkan kesadaran juga tidak," ucap Joko.

Selain Arisan!, film Joko yang dirilis tahun lalu, A Copy of My Mind juga memuat sebuah percakapan yang menyinggung hal bernuansa LGBT, seperti ketika Alek (Chicco Jerikho) tengah membuat terjemahan film porno gay.

Sutradara dan mantan kritikus film tersebut mengatakan dia memasukkan adegan itu guna menguatkan karakter Alek sebagai penerjemah film bajakan, meski Joko juga mengakui adegan tersebut mungkin saja diganti dengan yang lain.
Meski dikhawatirkan oleh banyak orang, Joko justru skeptis adegan bernuansa LGBT, terutama di film Indonesia, akan membawa dampak besar kepada masyarakat.

"Film Indonesia tidak banyak penonton juga, penonton film di Indonesia sedikit. Jadi kalau sesuatu yang tidak diakses oleh masyarakat tidak mungkin ada dampaknya," kata pria 41 tahun itu. Selain dari pada itu, Joko menilai bahwa sudah ada perubahan sikap dari masyarakat Indonesia menyikapi konten LGBT.

"Indonesia bukan masyarakat yang berlebihan," kata Joko. "Saya rasa masyarakat Indonesia sangat familier dengan LGBT, Indonesia sudah kenal transgender sejak lama, bahkan mereka dianggap kelompok yang ramah."

"Selama ini saya melihat respons masyarakat biasa saja, tidak ada yang berlebihan. Waktu itu Arisan! ada LGBT dan sangat diterima dengan baik, bahkan dapat Piala Citra dan penghargaan lainnya," kata Joko.

Joko mengaku dia tidak akan berhenti memasukkan konten LGBT meski selalu ada kontroversi yang menyertainya. Karena bagi Joko, memang karakter tersebut ada di masyarakat.

Namun Joko dan sineas yang lain mengakui sebelum membuat dan mengembangkan karakter dalam film, mereka selalu mempertimbangkan baik dan buruk bila terwujud di layar lebar.

Walau banyak pertentangan, namun Surya Saputra -- pemeran gay di film Arisan -- menganggap Arisan! sebagai film yang banyak mengandung edukasi dan pembelajaran, termasuk bergaul dengan kelompok LGBT.

Surya menilai kisah dalam film tersebut dekat dengan kehidupan sehari-hari dan membuat penonton membuka mata serta tidak lagi berpura-pura.

"Kita bisa tahu cara menghadapi mereka. Dan juga saya kan sekarang sudah menjadi orang tua, dan film itu membuat saya sadar dan tahu bagaimana seharusnya mendidik anak," kata Surya yang baru saja dikarunia sepasang anak kembar.

Sukses berperan sebagai gay dan menerima Piala Citra Pemeran Pendukung Pria Terbaik pada tahun 2004, Surya justru mengaku tak ingin lagi memerankan tokoh gay.

"Enggak deh. Cukup di Arisan!," kata Surya diikuti dengan tawa. (end/cnn)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!