User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Efek Pencetak Laba (RPH)
ITMG 550 2.95%
JECC 475 7.31%
SILO 350 2.55%
Last update: 23 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
GMTD -725 -11.28%
UNVR -350 -0.82%
UNTR -200 -0.72%
Last update: 23 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 2,544,047,104
SRIL 779,317,632
BUMI 297,418,816
Last update: 23 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
BBCA 651,033,080,000
BMRI 492,012,485,000
BBNI 377,155,872,500
Last update: 23 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 23,959 Freq
PKPK 17,957 Freq
BBNI 6,205 Freq
Last update: 23 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,265.00 13,399.00
SGD 9,476.35 9,573.45
JPY 11,897.93 12,021.35
MYR 2,994.36 3,026.65
CNY 1,926.48 1,945.95
THB 383.38 387.37
HKD 1,707.84 1,725.12
EUR 14,304.98 14,453.50
AUD 10,167.62 10,271.67
GBP 16,558.70 16,729.99
Last update: 23 Mar 2017 11:05 WIB
Olahraga
Selasa, 21 Mar 2017 07:45 WIB - http://mdn.biz.id/n/289510/ - Dibaca: 70 kali
Rossi Kembali Mengejar ke-10
MedanBisnis - Turin. MotoGP 2017 sudah di depan mata. Akan dimulai pula usaha Valentino Rossi (kembali) mengejar titel yang ke-10 di kejuaraan dunia balap motor grand prix. Di usia yang sudah 38 tahun, Rossi tak lagi muda. Ia sangat layak disebut pebalap kawakan, bahkan veteran.
Bagaimana tidak mengingat ia sudah tampil di balapan grand prix sedari 1996 dan mulai turun di kelas primer pada tahun 2000. Silakan hitung sudah berapa tahun The Doctor beraksi di lintasan.

Petualangannya di arena balap grand prix sejauh ini bikin Rossi bergelimang pencapaian. Titel juara dunianya saja mencapai jumlah sembilan, dengan rincian masing-masing satu di kelas 125cc dan 250cc, plus tujuh yang ia raih saat turun di kelas primer (satu di 500cc dan enam di MotoGP). Akan tetapi, Rossi niscaya masih geregetan karena belum mampu menggenapi gelar juara dunianya itu ke jumlah 10. Ia tak kuasa menambah koleksinya selepas 2009.

Semenjak itu Rossi sudah mengalami pasang-surut. Titik-titik terendahnya tentu adalah semasa dua musim membela Ducati tanpa satu pun kemenangan, finis di posisi tujuh dan enam klasemen akhir berurutan. Ia dari masa suram itu setelah kembali ke Yamaha, dengan posisi runner-up akhir musim sudah ia bukukan selama tiga musim terakhir.

Usaha Rossi meraih titel ke-10 ini juga sudah menghadirkan drama nan menegangkan, di antaranya pada musim 2015. Penggemar Si Kuning Bernomor 46 ini niscaya masih berandai-andai jika saja tidak ada kontroversi yang melibatkan rider pujaannya dengan Marc Marquez, di musim yang menghadirkan Jorge Lorenzo sebagai kampiun.

"Sebuah kekecewaan besar," ujar Rossi dalam wawancara yang dilansir Supersport.com pada akhir bulan lalu.

"Terjadi beberapa hal yang harusnya tak terjadi, sesuatu yang mencoreng olahraga ini. Saya sudah pernah bertarung melawan rival-rival tangguh, seteru berat, dari (Max) Biaggi sampai (Casey) Stoner, tapi tak ada satu pun yang bertindak seperti Marquez saat itu. Saya tak pernah melihat seorang rider yang tidak terlibat dalam persaingan berebut gelar bertindak seperti itu.

"Apa saya menyimpan penyesalan? Tentu saja. Jika saja saya tak berkata apa-apa, kalau saya tak bereaksi... Nyatanya adalah mereka akan tetap mengalahkan saya dan setidaknya saya sudah mengeluarkan unek-unek, (walaupun) itu menimbulkan kontroversi," tuturnya. (dc)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!