User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
UNTR 1,450 5.9%
UNIC 1,235 24.75%
PLIN 410 10.02%
Last update: 29 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
NIKL -925 -15.1%
GGRM -875 -1.18%
UNVR -375 -0.79%
Last update: 29 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 930,247,680
RIMO 798,920,832
BUMI 416,646,208
Last update: 29 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBCA 366,951,882,500
TLKM 305,574,139,000
BJBR 186,320,654,000
Last update: 29 Mei 2017
Efek Teraktif
BAPA 18,105 Freq
INPC 13,181 Freq
PKPK 9,242 Freq
Last update: 29 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,245.00 13,379.00
SGD 9,572.16 9,672.50
JPY 11,895.99 12,018.51
MYR 3,100.42 3,133.99
CNY 1,928.00 1,947.51
THB 388.64 392.81
HKD 1,699.45 1,716.69
EUR 14,789.37 14,943.01
AUD 9,864.88 9,966.02
GBP 16,976.12 17,149.20
Last update: 29 Mei 2017 11:10 WIB
Metropolitan
Selasa, 21 Mar 2017 07:57 WIB - http://mdn.biz.id/n/289531/ - Dibaca: 110 kali
MUI Haramkan Dokter Lakukan Vasektomi dan Tubektomi
MedanBisnis - Medan. Selain menyatakan hukum haram KB vasektomi dan KB tubektomi, bagi setiap penggunanya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengharamkan kedua KB tersebut, bagi siapa pun yang terlibat (bersubahat) seperti mengajak, termasuk dokter yang melakukan operasi terhadapnya.
Hal itu disampaikan Ketua MUI Cabang Kota Medan Mohammad Hatta, kepada wartawan, di Medan, Senin (20/3). "Setiap perbuatan tidak baik, siapa saja yang terlibat dan mengetahui, sama saja hukumnya. Kita tidak merekomendasi, dalam arti haram untuk vasektomi dan tubektomi. Oleh karena itu, bagi orang yang bersubahat juga haram, jadi sama saja dengan berdosa," ungkapnya.

Hatta menyebutkan jika MUI sebetulnya sangat mendukung program pemerintah, termasuk di dalamnya program KB itu. Hanya saja, program yang ada tersebut harusnya bisa dilakukan dengan cara baik, dan tidak bertentangan dengan hukum agama. "Karenanya, agar pihak yang bersubahat termasuk dokter juga segera bertaubat," sebutnya.

Selain itu, Hatta juga mengaku bila MUI sudah sejak lama meminta agar program vasektomi dan tubektomi dihentikan. Tapi hingga sekarang, pemerintah tetap kukuh menjalankannya sebagai salah satu cara ber-KB. "Sudah lama dibahas kalau kita minta program vasketomi dan tubektomi ini dihentikan. Namun pemerintah tampaknya belum bersedia," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Medan Ramlan Sitompul saat dikonfirmasi, mengatakan, pihaknya sangat menghargai pendapat MUI yang menyatakan haram bagi dokter yang melakukan operasi untuk KB vasektomi dan KB tubektomi. Ke depan, dalam menyikapi fatwa haram ini, ujar Ramlan, IDI akan segera berkoordinasi dengan para dokter. "Dalam perspektif agama bila dinyatakan haram, tentu kita hargai pendapat MUI. Nanti, untuk menyikapinya, kita akan mengkomunikasikan dengan para dokter kita," ungkap Ramlan.

Namun, lanjut Ramlan, dari sisi medis, KB vasektomi dan KB tubektomi tentu bukan menjadi suatu persoalan. Begitupun apabila operasi KB tersebut dilakukan oleh dokter yang nonmuslim. "Makanya hal ini perlu perlu kita komunikasikan dengan para dokter seperti apa nanti yang harus kita sikapi," tandasnya.

Terpisah, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Temazaro Zega yang kembali dikonfirmasi, menjelaskan, ada anggaran untuk vasektomi dan tubektomi.

Disebut Temazaro, setiap peserta vasektomi, diberi uang transport Rp 150.000. Ada juga dana untuk petugas KB atau PLKB membawa peserta vasektomi. Begitu juga dokter yang melakukan operasi untuk vasektomi dan tubektomi, menerima dana medis. Namun Temazaro mengaku tidak ingat jumlah dana untuk PLKB dan dokter itu.

Untuk peserta tubektomi, dikatakannya tidak ada diberi uang transport. Namun, untuk PLKB dan dokter mengoperasi, diakui Temazaro ada diberikan biaya operasional. Namun, Temazaro kembali mengaku tidak mengingat jumlah biaya operasional PLKB yang membawa peserta tubektomi dan juga biaya untuk dokter yang mengoperasi.

"Anggarannya dari pemerintah pusat yakni APBN. Biasanya anggaran lebih kecil dibanding PPM. Namun biasanya kita dibantu kabupaten/kota yang ada anggaran dari APBD," ucap Temazaro. (rozie winata)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!