User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TCID 1,200 7.84%
FORZ-W 327 32700%
INKP 240 13.04%
Last update: 28 Apr 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
UNVR -1,250 -2.73%
JECC -700 -11.48%
ITMG -500 -2.55%
Last update: 28 Apr 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,336,184,960
BUMI 482,200,512
BIPI 435,902,912
Last update: 28 Apr 2017
Transaksi Tertinggi
TLKM 547,736,630,000
ASII 261,678,960,000
INDY 248,406,638,000
Last update: 28 Apr 2017
Efek Teraktif
INDY 13,026 Freq
BUMI 8,233 Freq
DOID 6,268 Freq
Last update: 28 Apr 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,260.00 13,394.00
SGD 9,496.53 9,594.56
JPY 11,929.82 12,051.47
MYR 3,048.28 3,081.21
CNY 1,923.66 1,943.10
THB 382.90 386.89
HKD 1,704.37 1,721.82
EUR 14,410.97 14,561.96
AUD 9,902.57 10,009.34
GBP 17,114.68 17,292.99
Last update: 28 Apr 2017 11:10 WIB
Tapanuli Bisnis
Selasa, 21 Mar 2017 08:13 WIB - http://mdn.biz.id/n/289578/ - Dibaca: 191 kali
Dorong Tersedianya Jasa Keuangan
BI Sibolga Apresiasi Langkah OJK dan DPDRI
Keterangan Pers Kepala KPw BI Sibolga M Junaifin bersama staf menggelar keterangan pers terkait respon OJK dan DPD RI, mendorong pembangunan jasa keuangan di Pulau Tello, Kecamatan Pulau Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan, Senin (20/3). (medanbisnis/juniwan)
MedanBisnis - Sibolga. Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sibolga M Junaifin mengapresiasi tindakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengambil langkah strategis mendorong tersedianya jasa layanan keuangan di Pulau Tello, Kecamatan Pulau Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan.

Diharapkan hal itu dapat segera direalisasikan agar roda perekonomian di pulau terluar Indonesia di bagian Sumatera Utara (Sumut) tersebut dapat terakselerasi lebih cepat dan kesejahteraan masyarakat terwujud.

"BI Sibolga mengapresiasi langkah OJK dan DPDRI, dan berharap sinergi dan komunikasi aktif terus berjalan, sehingga layanan jasa keuangan di Pulau Tello segera terwujud," tutur Junaifi, dalam siaran persnya, Senin (20/3) di Gedung BI Sibolga.

M Junifin, yang saat itu didampingi Kepala Unit Pengawasan Sistem Pembayaran Cut Irniani, Kepala unit Pengembangan Ekonomi Unggul Guntoro dan Humas unit Pengembangan Ekonomi Rendy Jenesa, menambahkan, Pulau Tello memiliki gugusan 101 pulau di kepulauan batu, mempunyai potensi ekonomi yang cukup besar.

"Kawasan tersebut termasuk dalam wilayah kerja KPw BI Sibolga, dan kita telah menunjukkan perhatian sejak lama, di antaranya, melakukan kegiatan survei potensi ekonomi termasuk pengecekan kondisi infrastruktur pendukung layanan publik, diawali pada bulan Mei 2016 dan survei lanjutannya pada Januari 2017," ungkap M Junaifin.

Hasil survei dituangkan dalam bentuk laporan setebal 10 halaman dan sudah disampaikan kepada kantor pusat BI di Jakarta. Hasil survei menunjukkan bahwa, potensi ekonomi kepulauan batu relatif besar untuk dikembangkan, seperti pariwisata, perikanan tangkap dan perkebunan. Kebutuhan layanan jasa keuangan untuk melayani transfer dana masyarakat juga cukup besar.

"Salah satu rekomendasi yang cukup penting dari survei adalah perlunya sinergitas antara BI dan bank komersial untuk realisasi rencana tersebut, dengan tetap memperhatikan aspek kehati-hatian. Sinergi juga mencakup antar lembaga negara seperti OJK maupun kementerian terkait yang mendukung dibukanya lembaga yang melayani jasa keuangan masyarakat," imbuh Junaifin.

Junaifin mengungkapkan, pada bulan Januari 2017 yang lalu, dirinya langsung memimpin rekan-rekan dari KPw BI Sibolga, Agni Alam Awirya, Alrikko Putra, Saddam Husein Pasaribu, melaksanakan survei lanjutan bekerja sama dengan salah satu lembaga keuangan yang potensial membuka layanan jasa keuangan.

Sebelumnya, OJK Kantor Regional (KR) 5 Sumatera, DPDRI, dan PT Bank Sumut, menyatakan sepakat mendorong ketersediaan infrastruktur jasa keuangan di Pulau Tello, Nias Selatan dengan upaya mempercepat pembukaan jaringan kantor Bank Sumut di Pulau Tello, agar masyarakat di pulau terluar tersebut tidak lagi menggunakan mata uang asing untuk transaksi.

Kepala OJK KR 5 Sumatera Lukdir Gultom mengungkapkan, hingga kini aktivitas perbankan di Pulau Tello masih terbatas karena baru memiliki enam agen Laku Pandai dengan nominal Basic Saving Account sebesar Rp 2,44 miliar dan 756 nasabah.

Urgensi penyediaan jaringan kantor perbankan menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar untuk memudahkan masyarakat pulau Tello bertransaksi. "OJK KR5 Sumatera juga telah bersinergi dengan seluruh anggota Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (Forkom IJK) Sumut agar institusi perbankan di Sumut bisa menjadi garda terdepan dalam pengentasan keterbatasan akses keuangan di Sumut," kata Lukdir.

Anggota DPD RI Parlindungan Purba juga berharap, momentum Agustus 2017 bisa dimaknai dengan kebebasan Pulau Tello dari keterbatasan akses keuangan. Pembangunan infrastruktur perbankan, khususnya Bank Sumut, harus sudah bisa beroperasi pada Agustus 2017.

"Pemerintah pusat dan provinsi harus serius membangun ekonomi Nias dan pulau-pulau sekitarnya, khususnya bersumber dari sektor pariwisata, maritim dan perikanan," katanya. (juniwan)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!