User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TCID 1,200 7.84%
FORZ-W 327 32700%
INKP 240 13.04%
Last update: 28 Apr 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
UNVR -1,250 -2.73%
JECC -700 -11.48%
ITMG -500 -2.55%
Last update: 28 Apr 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,336,184,960
BUMI 482,200,512
BIPI 435,902,912
Last update: 28 Apr 2017
Transaksi Tertinggi
TLKM 547,736,630,000
ASII 261,678,960,000
INDY 248,406,638,000
Last update: 28 Apr 2017
Efek Teraktif
INDY 13,026 Freq
BUMI 8,233 Freq
DOID 6,268 Freq
Last update: 28 Apr 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,260.00 13,394.00
SGD 9,496.53 9,594.56
JPY 11,929.82 12,051.47
MYR 3,048.28 3,081.21
CNY 1,923.66 1,943.10
THB 382.90 386.89
HKD 1,704.37 1,721.82
EUR 14,410.97 14,561.96
AUD 9,902.57 10,009.34
GBP 17,114.68 17,292.99
Last update: 28 Apr 2017 11:10 WIB
UKM
Selasa, 21 Mar 2017 08:15 WIB - http://mdn.biz.id/n/289584/ - Dibaca: 107 kali
Sandwich Bukan Bisnis Beruntung Kecil
MedanBisnis - Medan. Selepas kuliah biasanya dilanjutkan dengan mencari kerja. Bagi lulusan baru, impiannya dapat bekerja di perusahaan besar dengan gaji tinggi. Tapi, hal itu tak berlaku bagi Aulia Achmad dan Satria Kinayungan. Tak pernah terlintas di pikiran mereka untuk mencari kerja selepas kuliah.

Keduanya justru melanjutkan bisnis kuliner sandwich yang mereka rintis sejak kuliah. Saat itu di 2013, Agam (panggilan akrab Aulia), dan Isank (panggilan akrab Satria) menjajal kuliner sandwich.

Target pasarnya adalah teman-teman mereka di salah satu universitas di Tangerang. Dengan modal tak sampai Rp 500.000, keduanya mulai berjualan sandwich dengan menggunakan sistem preorder, dan mengirimkannya satu per satu. "Setiap pagi kami berdua mengantarkan dagangan sandwich-sandwich yang sehari sebelumnya telah dipesan," kata Agam seperti dikutip dari situs ayopreneur, Senin (20/3).

"Dulu kita cuma pakai roti tawar, kita belanja berdua, terus bikin sandwich juga berdua. Itu kita sudah dapat untung yang lumayan dengan harga yang kita Rp 5.000/potong," terang Agam.

Setelah itu, karena sibuk dengan urusan skripsi, bisnis sandwich sempat berhenti. Baru kemudian setelah lulus kuliah, mereka punya kesempatan melanjutkannya kembali.

Agam dan Isank menambah personel baru di 2015, yaitu Yohanes Ladita Patriyoso (Yosho), dan Mandala Putra yang bergabung 2016. Di tangan 4 pemuda ini, bisnis sandwich digarap dan dikembangkan dengan label dagang Sandwich Attack.

Sandwich racikan mereka dibanderol dengan harga Rp 20.000/per potong. Setiap hari lebih dari 50 sandwich terjual. Tak hanya sandwich, dijual pula aneka minuman ringan. Lewat bisnis ini, mereka bisa meraup omzet hingga Rp 50 juta setiap bulannya.

"Padahal dulu benar-benar iseng banget, tapi semakin ke sini semakin berubah tujuannya, karena bisa untuk hidup. Dan sekarang kita memang hidup dari sini," tutur Agam.

Agam juga mengaku belum pernah mendapat kendala yang berarti dalam menjalankan bisnis tersebut. Cara pemasaran juga bervariasi, mulai dari media sosial, dari dari mulut ke mulut, hingga membuka kafe.

Pilihan empat pemuda itu menjadi berbisnis kuliner ketimbang jadi karyawan kantoran mulai membuahkan hasil. Ketika ditanya mengapa berani memutuskan untuk berwirausaha ketimbang mencari kerja, dengan simpel Agam menjawab.

"Itu bukan dunia gue, kita berempat. Gue dan Isank sama sekali belum pernah ngelamar kerja. Dari segi experience, dengan menjadi wirausaha, gue juga dapat. Soalnya gue bisa ketemu sama orang-orang baru dan link-link baru yang kreatif," pungkas Agam. (apc/dtf)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!