User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TCID 1,200 7.84%
FORZ-W 327 32700%
INKP 240 13.04%
Last update: 28 Apr 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
UNVR -1,250 -2.73%
JECC -700 -11.48%
ITMG -500 -2.55%
Last update: 28 Apr 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,336,184,960
BUMI 482,200,512
BIPI 435,902,912
Last update: 28 Apr 2017
Transaksi Tertinggi
TLKM 547,736,630,000
ASII 261,678,960,000
INDY 248,406,638,000
Last update: 28 Apr 2017
Efek Teraktif
INDY 13,026 Freq
BUMI 8,233 Freq
DOID 6,268 Freq
Last update: 28 Apr 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,260.00 13,394.00
SGD 9,496.53 9,594.56
JPY 11,929.82 12,051.47
MYR 3,048.28 3,081.21
CNY 1,923.66 1,943.10
THB 382.90 386.89
HKD 1,704.37 1,721.82
EUR 14,410.97 14,561.96
AUD 9,902.57 10,009.34
GBP 17,114.68 17,292.99
Last update: 28 Apr 2017 11:10 WIB
Berita Terkini
Selasa, 21 Mar 2017 10:11 WIB - http://mdn.biz.id/n/289634/ - Dibaca: 162 kali
Diperiksa Jaksa, Eks Presiden Korsel Minta Maaf ke Publik
MedanBisnis - Seoul. Mantan Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-Hye memenuhi panggilan jaksa untuk diperiksa terkait skandal korupsi yang menyeretnya. Di depan media yang menunggunya, Park meminta maaf kepada seluruh rakyat Korsel.

Saat mobil sedan warna hitam yang membawa Park memasuki halaman kantor jaksa Seoul, kamera televisi dan lensa wartawan langsung menyorotnya. Mobil yang ditumpangi Park dikawal oleh kepolisian setempat. Park mengenakan setelan warna biru tua dengan sepatu abu-abu.

Raut wajah Park terlihat serius saat memberikan pernyataan singkat kepada wartawan di luar kantor jaksa.

"Saya meminta maaf kepada rakyat. Saya akan dengan sepenuhnya bekerja sama dalam pemeriksaan ini," ucap Park di depan para wartawan yang menunggu di luar kantor jaksa Seoul, seperti dilansir Reuters, Selasa (21/3).

Pernyataan Park (65) ini merupakan komentar pertamanya kepada publik semenjak dia resmi dimakzulkan pada 10 Maret lalu. Mahkamah Konstitusi Korsel memperkuat hasil voting parlemen pada Desember 2016 lalu yang sepakat memakzulkan Park.

Park yang mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang menjadi Presiden Korsel ini, juga mencatat rekor sebagai presiden pertama yang dimakzulkan setelah terpilih secara demokratis. Jika tidak dimakzulkan, Park masih harus menjalankan masa jabatannya hingga Februari 2018 mendatang.

Bersama teman dekatnya, Choi Soon-Sil, Park dituding berkolusi dalam menekan perusahaan-perusahaan besar Korsel untuk memberikan 'donasi' pada dua yayasan milik Choi yang didirikan untuk mendukung kebijakan Park. Berulang kali Park menyangkal tudingan terhadapnya.

Setelah resmi dimakzulkan, Park kehilangan kekebalan eksekutifnya dan kini bisa diadili atas kasus pidana. Park terancam hukuman lebih dari 10 tahun penjara jika dia dinyatakan bersalah menerima suap dari pengusaha konglomerat Korsel, seperti yang dituduhkan padanya.

Seara terpisah, seorang pejabat kejaksaan setempat menyebut pemeriksaan Park mungkin akan berlangsung hingga malam hari. Dalam pemeriksaan yang pertama ini, Park akan dimintai keterangan terkait skandal korupsi yang menyeretnya.

(dtc)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!