User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TCID 1,200 7.84%
FORZ-W 327 32700%
INKP 240 13.04%
Last update: 28 Apr 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
UNVR -1,250 -2.73%
JECC -700 -11.48%
ITMG -500 -2.55%
Last update: 28 Apr 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,336,184,960
BUMI 482,200,512
BIPI 435,902,912
Last update: 28 Apr 2017
Transaksi Tertinggi
TLKM 547,736,630,000
ASII 261,678,960,000
INDY 248,406,638,000
Last update: 28 Apr 2017
Efek Teraktif
INDY 13,026 Freq
BUMI 8,233 Freq
DOID 6,268 Freq
Last update: 28 Apr 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,260.00 13,394.00
SGD 9,496.53 9,594.56
JPY 11,929.82 12,051.47
MYR 3,048.28 3,081.21
CNY 1,923.66 1,943.10
THB 382.90 386.89
HKD 1,704.37 1,721.82
EUR 14,410.97 14,561.96
AUD 9,902.57 10,009.34
GBP 17,114.68 17,292.99
Last update: 28 Apr 2017 11:10 WIB
Berita Terkini
Jumat, 21 Apr 2017 10:28 WIB - http://mdn.biz.id/n/294777/ - Dibaca: 136 kali
Pelaku Penembakan Champs Elysees Masuk Radar Intelijen Prancis
MedanBisnis - Paris. Pelaku penembakan di Champs Elysees, Paris, Prancis pernah diselidiki terkait terorisme. Pelaku yang identitasnya belum dirilis ke publik ini, tidak asing bagi otoritas keamanan Prancis.

Dituturkan sumber yang memahami penyelidikan insiden ini kepada CNN, Jumat (21/4), bahwa pelaku dikenal oleh dinas keamanan Prancis karena aktivitas radikalnya. Tidak hanya itu, pelaku juga pernah menembak seorang polisi hingga luka-luka beberapa tahun lalu.

Pelaku disebut menjadi subjek dalam dokumen pengintaian 'Fiche S' dan masuk dalam radar intelijen Prancis atau dinas keamanan domestik Prancis (DGSI). Tidak dijelaskan lebih lanjut soal aktivitas radikal pelaku yang membuatnya masuk daftar pengintaian.

Tahun 2001, pelaku yang berkewarganegaraan Prancis ini menembak dua polisi hingga luka-luka, saat dia dihentikan mobil polisi. Dia kemudian ditahan. Saat diinterogasi polisi, pelaku merampas senjata polisi dan menembak polisi itu sebanyak tiga kali. Pelaku lalu diadili atas serangan itu.

Terkait kasus tahun 2001 itu, pelaku akhirnya dinyatakan bersalah atas tiga dakwaan percobaan pembunuhan pada tahun 2005. Selain kasus tahun 2001 itu, pelaku juga dilaporkan memiliki catatan kriminal terkait kasus perampokan.

Ditambahkan seorang sumber kepolisian Prancis kepada AFP, bahwa pada Februari lalu, pelaku sempat ditangkap atas kecurigaan merencanakan serangan untuk membunuh personel kepolisian. Namun akhirnya dia dibebaskan karena kurang bukti.

Dalam serangan terbaru pada Kamis (20/4) malam, pelaku melepas tembakan ke arah mobil polisi dengan senjata otomatis di Champs Elysees. Tembakan itu menewaskan satu polisi di lokasi kejadian. Pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi, namun sambil tetap melepas tembakan.

"Pelaku kemudian melarikan diri, berhasil menembak dan melukai dua polisi lainnya. Satu polisi datang dan menembak dan menewaskan pelaku," terang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis, Pierre Henry Brandet.

Otoritas Prancis enggan merilis identitas pelaku dan menyatakan masih menyelidiki apakah ada keterlibatan pelaku lain dalam insiden ini. Meskipun seorang sumber menuturkan bahwa penyidik Prancis meyakini insiden ini sebagai aksi teroris dan meyakini hanya ada satu pelaku. (dtc)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!