User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
LPGI 600 11.21%
LINK 300 5.88%
MABA 300 24.69%
Last update: 21 Jul 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
TGKA -610 -22.59%
GGRM -550 -0.72%
UNVR -550 -1.14%
Last update: 21 Jul 2017
Volume Terbesar
IIKP 357,593,600
TRAM 285,684,000
SRIL 260,280,992
Last update: 21 Jul 2017
Transaksi Tertinggi
ASII 389,211,847,500
TLKM 282,774,946,000
BMRI 206,826,497,500
Last update: 21 Jul 2017
Efek Teraktif
BUMI TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TBK. Freq
SRIL SRI REJEKI ISMAN TBK. Freq
MLPL LOGINDO SAMUDRAMAKMUR TBK. Freq
Last update: 21 Jul 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,256.00 13,390.00
SGD 9,697.86 9,799.47
JPY 11,848.41 11,971.39
MYR 3,090.70 3,124.13
CNY 1,966.33 1,986.20
THB 394.99 399.22
HKD 1,697.64 1,715.13
EUR 15,420.70 15,579.27
AUD 10,514.66 10,627.64
GBP 17,186.40 17,368.17
Last update: 21 Jul 2017 11:20 WIB
Berita Terkini
Jumat, 21 Apr 2017 23:58 WIB - http://mdn.biz.id/n/294819/ - Dibaca: 205 kali
Menteri ATR/BPN: tanah bersertifikat di Jateng capai 46 persen
MedanBisnis - Boyolali. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil mengatakan tanah yang sudah bersertifikat di wilayah Jawa Tengah, sudah sekitar 46 persen.

"Jumlah seluruh tanah di Jateng ada 21,5 juta bidang dan yang sudah bersertifikat baru 9,850 juta bidang atau baru sekitar 46 persen," kata Sofyan Djalil disela acara pemberian sertifikat tanah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Alun- Alun Kabupaten Boyolali, Jumat petang.

Menurut Sofyan Djalil, jumlah tanah yang belum bersertifikat di Jateng masih sebanyak 11,720 juta bidang atau sekitar 54 persen.

Namun, kata Sofyan Djalil, Jateng ditargetkan pada 2023 seluruh tanah sudah terdaftar di BPN atau lebih cepat dibanding dari target nasional.

Kendati demikian, kata Sofyan Djalil, hal tersebut semuanya akan berjalan lancar harus mendapatkan dukungan Gubernur Jateng, dan seluruh aparat Pemerintah di Jateng.

Sofyan Djalil mengatakan ada sebanyak 10.055 warga dari kabupaten dan kota se-Jateng yang hadir di Boyolali ini, mendapatkan sertifikat melalui program Prona. Dan, 250 warga di antaranya. penerima sertifikat redistribusi atau tanah negara yang dibagikan rakyat agar lebih produktif.

"Tanah redistribusi ini, di wilayah Jateng memang agak kesulitan, sedangkan lainnya tanah rakyat yang dilegalisasi," kata Sofyan Djalil.

Ia mengatakan Kabupate Boyolali menerima sertifikat terbanya trahun ini, yakni 7.000 orang, Sragen (250), Karanganyar (250), Klaten (250), Sukoharjo (150), Wonogiri (150), Kabupaten Semarang (150), Kendal (100), Demak (100), Grobogan (100), Pati (100), Jepara (100), Kudus (100), Magelang (100), Pemalang (100), tegal (100), Brebes (100), Batang (100), Banyumas (100).

"Kota Surakarta hanya 10 orang karena hampir seluruhnya atau sekitar 90 persen sudah bersertifikat. Kota Solo tahun ini, diharapkan sudah 100 persen bersertifikat atau kota pertama di Jateng Pemetaaan Tanah Sistimatik Lengkap (PTSL)," kata Sofyan.

Menurut Sofyan Djalil dengan rancangan Undang Undang baru begitu sebuah kota atau kabupaten sudah lengkap bersertifikat semuanya, maka lima tahun sejak itu, sertifikatnya tidak boleh diganggu gugat oleh siapapun. Hal ini, untuk memberikan kepastian hukum bagi pemegang sertifikat tanah.

Selain Kota Surakarta, kata dia, di jateng Magelang menerima 10 sertifikat, Salatiga (10), Pekalongan (40), Rembang (70), Blora (50), Kebumen (40), Purworejo (40), Temanggung (40), Pekalongan (40), Purbalingga (20), Banjarnegara (20), dan Cilacap (20).

"Totalnya 10,055 orang hadir semuanya di Boyolali. Hak tanggungan di Jateng mencapai Rp21 triliun yang menggunakan sertifikat untuk modal usaha," katanya.

Presiden Joko Widodo membagikan secara perwakilan sebanyak 10.055 sertifikat kepada masyarakat di Jawa Tengah yang merupakan bagian dari program redistribusi aset dan reforma agraria dalam Peluncuran Kebijakan Pemerataan Ekonomi dan Reforma Agraria di Boyolali,

Presiden berharap sebanyak 10.055 sertikat yang dibagikan kepada masyarakat dapat menjadi modal ekonomi produktif sehingga rakyat bisa sejahtera.

Pada acara tersbeut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Darmin Nasution, Gubernur Jateng, Bupati Boyolali Seno Samodro, dan kepala daerah lainnya di Jateng. (ant)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Automatic Gate Kualitas Eropa Automatic Gate Merek NICE
Pemasangan Sectional Door, hubungi kami sekarang juga. Sectional door kami merupakan produk buatan eropa.
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!