User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
LPPF 550 3.58%
TCID 500 3.03%
INAF 490 14.33%
Last update: 22 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
GGRM -2,250 -2.94%
UNVR -1,300 -2.67%
ITMG -575 -3.65%
Last update: 22 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 826,170,880
BUMI 522,063,392
RIMO 350,266,304
Last update: 22 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBRI 479,685,655,000
ASII 445,684,635,000
TLKM 422,033,268,000
Last update: 22 Mei 2017
Efek Teraktif
KOBX 26,558 Freq
PGAS 13,898 Freq
BNLI 12,233 Freq
Last update: 22 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,245.00 13,379.00
SGD 9,572.16 9,672.50
JPY 11,895.99 12,018.51
MYR 3,100.42 3,133.99
CNY 1,928.00 1,947.51
THB 388.64 392.81
HKD 1,699.45 1,716.69
EUR 14,789.37 14,943.01
AUD 9,864.88 9,966.02
GBP 16,976.12 17,149.20
Last update: 29 Mei 2017 11:10 WIB
Berita Terkini
Jumat, 19 Mei 2017 18:18 WIB - http://mdn.biz.id/n/299726/ - Dibaca: 183 kali
Warga Minta BPJS Rutin Evaluasi Faskes
MedanBisnis - Medan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diminta untuk rutin melakukan evaluasi terhadap fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama dengan BPJS. Sebab, hingga kini masih saja ada klinik ataupun rumah sakit (RS) yang belum memberikan pelayanannya secara maksimal.
Seperti yang dialami oleh Andi (29), warga Jalan Gaperta. Ketika berobat ke salah satu klinik di Jalan Sei Sikambing, Medan, ia mengaku mendapatkan perlakukan tidak mengenakkan saat hendak membersihkan karang gigi (scalling).

"Awalnya tidak ada yang salah. Mereka memberikan saya selembar kertas dan menyuruh untuk naik ke lantai 2 guna bertemu dokter gigi," katanya kepada wartawan, Jumat (19/5/2017).

Namun, jelas dia, dokter gigi di klinik tersebut menyebutkan jika alatnya sedang rusak. Sehingga ia dimintai nomor handphone supaya ketika alatnya sudah bagus Andi bisa langsung dihubungi.

Mendengar itu, Andi pun meminta agar dokter memberikan surat rujukan saja. Namun, dokter tersebut mengaku tidak bisa menerbitkan, karena akan dikenakan biaya.

"Jadi sia-sia saja. Padahal gaji saya dipotong setiap bulan untuk bayar iuran BPJS. Tapi, BPJS-nya tidak bisa digunakan," keluhnya.

Hal senada juga disampaikan Lindung, warga Jalan AH Nasution. Ketika berobat ke salah satu klinik yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Medan untuk pemeriksaan gula darah, pihak klinik malah menolak lantaran ketidaktersediaan alat.

"Kalau begini memang sudah seharusnya BPJS mengevaluasi providernya. Supaya tidak membuat kecewa pasien," katanya.

Kanit Hukum, Komunikasi Publik, dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Utama Medan, Mulyani melalui staf Pelayanan Prima, Dilla saat dikonfirmasi menyampaikan, jika dalam berobat pasien menjadi tanggung jawab dari pihak klinik.

Ia menjelaskan, bila pasien hendak dirujuk juga seharusnya menjadi tanggung jawab dari klinik.

"Keluhan harusnya disampaikan lewat surat ke BPJS Kesehatan. Untuk evaluasi, setiap 3 bulan sekali kita melakukannya," pungkasnya. (rozie winata)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!