User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TPIA 1,025 4.09%
PLIN 680 16.19%
MAPB 630 25%
Last update: 22 Jun 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
ITMG -550 -3.08%
RDTX -325 -4.71%
INTP -250 -1.34%
Last update: 22 Jun 2017
Volume Terbesar
MYRX 765,811,584
IIKP 237,799,504
BUMI 234,360,992
Last update: 22 Jun 2017
Transaksi Tertinggi
BMRI 445,433,070,000
ASII 406,870,680,000
BBRI 393,311,260,000
Last update: 22 Jun 2017
Efek Teraktif
HOKI 9,692 Freq
PGAS 7,631 Freq
HOKI-W 7,008 Freq
Last update: 22 Jun 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,252.00 13,386.00
SGD 9,540.68 9,640.62
JPY 11,938.74 12,062.72
MYR 3,092.65 3,126.84
CNY 1,943.19 1,962.84
THB 390.22 394.40
HKD 1,699.04 1,716.31
EUR 14,798.51 14,950.82
AUD 9,997.31 10,105.09
GBP 16,781.01 16,954.71
Last update: 23 Jun 2017 11:05 WIB
INDAG
Senin, 19 Jun 2017 08:12 WIB - http://mdn.biz.id/n/305672/ - Dibaca: 116 kali
BBPOM Bakal Tarik Produk Mi Asal Korea
MedanBisnis - Medan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menginstruksikan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di seluruh Indonesia untuk melakukan penarikan terhadap produk mi asal Korea. Pasalnya, berdasarkan uji sample yang dilakukan, pada mi tersebut ternyata mengandung fragmen DNA spesifik babi.
Menanggapi ini, Kepala BBPOM di Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengakui sedang melakukan penyidikan untuk dilakukan penarikan terhadap produk mi asal Korea di wilayah kerjanya. Hal ini bertujuan untuk menindaklanjuti instruksi BPOM yang meminta melakukan penarikan produk mi tersebut.

"Sedang operasi pasar sejak turunya intruksi, sejauh ini belum ada laporan penemuan mi asal Korea itu," ungkapnya kepada wartawan Ahad (18/6).

Sacramento mengakui bahwa pihaknya akan lebih mengutamakan penyelidikan atau pengawasan kesejumlah gudang dibandingkan pasar tradisional dan mal.

"Gudang kan produknya lebih banyak, makanya kita utamakan. Namun kita berharap agar produk tersebut belum tersebar guna keamanan dan kenyamanan masyarakat," jelasnya.

Seperti diketahui, perintah penarikan produk mi asal Korea tertuang dalam surat bernomor IN.08.04.532.06.17.2432 tertanggal 15 Juni 2017. Surat itu berisikan terhadap produk yang diduga mengandung babi atau turunannya.

Dalam surat itu juga disebutkan jenis mi yang diduga mengandung babi. Yakni, pertama, Samyang Mi Instan U-Dong, nomor pendaftaran BPOM RI ML 231509497014, importir PT Koin Bumi.

Kedua, Nongshim Mi Instan (Shin Ramyun Black), ML 231509052014, importir PT Koin Bumi. Ketiga, Samyang Mi Instan Rasa Kimchi, ML 231509448014, importir PT Koin Bumi. Keempat, Ottogi Mi INstan (Yeul Ramen), ML 23150928014,importir PT Koin Bumi.

Seorang warga Kota Medan Mardiana, berharap agar produk mi tersebut tidak sempat beredar di Kota Medan. Karena itu, ia meminta agar BBPOM di Medan bertindak lebih cepat untuk memberikan pelindungan kepada masyarakat.

"Seharusnya sebelum didistribusikan ke pasar harus dilakukan pemeriksaan laboratorium terlebih dahulu, apalagi ini produk luar negeri," ujarnya. (rozie winata)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Automatic Gate Kualitas Eropa Automatic Gate Merek NICE
Pemasangan Sectional Door, hubungi kami sekarang juga. Sectional door kami merupakan produk buatan eropa.
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!