User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
TPIA 1,025 4.09%
PLIN 680 16.19%
MAPB 630 25%
Last update: 22 Jun 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
ITMG -550 -3.08%
RDTX -325 -4.71%
INTP -250 -1.34%
Last update: 22 Jun 2017
Volume Terbesar
MYRX 765,811,584
IIKP 237,799,504
BUMI 234,360,992
Last update: 22 Jun 2017
Transaksi Tertinggi
BMRI 445,433,070,000
ASII 406,870,680,000
BBRI 393,311,260,000
Last update: 22 Jun 2017
Efek Teraktif
HOKI 9,692 Freq
PGAS 7,631 Freq
HOKI-W 7,008 Freq
Last update: 22 Jun 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,252.00 13,386.00
SGD 9,540.68 9,640.62
JPY 11,938.74 12,062.72
MYR 3,092.65 3,126.84
CNY 1,943.19 1,962.84
THB 390.22 394.40
HKD 1,699.04 1,716.31
EUR 14,798.51 14,950.82
AUD 9,997.31 10,105.09
GBP 16,781.01 16,954.71
Last update: 23 Jun 2017 11:05 WIB
Berita Terkini
Senin, 19 Jun 2017 14:59 WIB - http://mdn.biz.id/n/305714/ - Dibaca: 181 kali
RUU Pemilu, Menkum: Ada Kesepakatan dengan Parpol Pro Pemerintah
MedanBisnis - Jakarta. Proses pembahasan RUU Pemilu, khususnya soal ambang batas pencapresan (Presidential Treshold) masih bergulir di DPR. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, sudah ada beberapa kesepakatan antara pemerintah dengan beberapa fraksi di DPR.

"Kita sementara ini sudah berkomunikasi dengan beberapa fraksi, sudah ada beberapa kesepakatan-kesepakatan dengan beberapa fraksi. Paling tidak yang fraksi pendukung pemerintah," kata Yasonna saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/6).

Yasonna berharap fraksi lainnya memiliki kesamaan pandangan dengan pemerintah. Yasonna menegaskan, pemerintah tetap ingin presidential threshold sama dengan Pemilu sebelumnya.

"Kita juga berharap ada kesamaan pandangan dengan fraksi lainnya. Memang di Presidential Threeshold ada yang mengatakan 10 persen, masih ada sedikit fraksi mengatakan 0 persen. Tapi kita pemerintah masih tetap pada pikiran, kita sudah dua kali pemilu kok. Masa kita mundur," jelasnya.

Dikatakan Yasonna, saat ini pemerintah tengah melakukan pembicaraan dengan partai pendukung pemerintah. Dia berharap hasil pembicaraan tersebut sesuai dengan keinginan pemerintah.

"Kita berharap sama dengan pemerintah. Memang ada yang mundur, misalnya, soal PT, soal Parlementarty Threeshold jadi 4 misalnya. Dapilnya oke deh tetap 10. Tapi konversi kursi kita pakai saint league murni. Itu. Itukan moderasi. Jadi mengakomodasi kepentingan pihak-pihak. Saya kira itu sangat rasionalah," jelasnya.

Yasonna juga berharap, pembahasan soal Presidential Treshold ini akan selesai pada Juli nanti. "Seharusnya kita harapkan satu atau dua minggu inilah kita harapkan," katanya.

Yasonna juga menjelaskan, pemerintah ingin melalui Presidential Treshold ini ada penguatan konsolidasi demokrasi. Pemeirntah ingin ada penguatan sistem presidensial.

"Kita mau penguatan konsolidasi demokrasi ini harus terus kita lakukan. Masa kita kembali ke titik mundur lagi? Untuk pemilu demi pemilu ini akan lebih memperkuat sistem presidensil. Penyederhanaan partai, penguatan sistem parlemen, penguatan sistem rekruitment politik di DPR sehingga nanti di DPR itu semakin kuat juga. Kita berharap melalui pemilu demi pemilu itu ada perbaikan, tidak mundur gitu. Itu yang kita harapkan," jelasnya. (dtc)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Automatic Gate Kualitas Eropa Automatic Gate Merek NICE
Pemasangan Sectional Door, hubungi kami sekarang juga. Sectional door kami merupakan produk buatan eropa.
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!