User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
ASRM UNVR UP%
NISP BLTZ UP%
ISAT ITMG UP%
Last update: 20 Jul 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
LPPF -650 -5%
IBST -600 -23.08%
MREI -370 -10.57%
Last update: 20 Jul 2017
Volume Terbesar
SRIL 385,519,008
IIKP 287,161,408
MYRX 270,218,304
Last update: 20 Jul 2017
Transaksi Tertinggi
TLKM 304,969,928,000
BBRI 273,440,062,500
ADHI 242,028,717,000
Last update: 20 Jul 2017
Efek Teraktif
SRIL 16,033 Freq
ADHI 7,690 Freq
INDY 6,585 Freq
Last update: 20 Jul 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,253.00 13,387.00
SGD 9,677.96 9,780.10
JPY 11,826.70 11,947.34
MYR 3,088.56 3,121.97
CNY 1,964.46 1,984.32
THB 393.85 398.07
HKD 1,697.56 1,714.74
EUR 15,263.48 15,419.15
AUD 10,521.56 10,630.62
GBP 17,254.08 17,436.57
Last update: 20 Jul 2017 11:16 WIB
Nasional
Sabtu, 15 Jul 2017 06:51 WIB - http://mdn.biz.id/n/310346/ - Dibaca: 154 kali
Dua Harimau Sumatera Mati di Sosopan
Harimau Sumatera Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan Gunawan memaparkan bangkai harimau Sumatera yang sedang dinekropsi/otopsi. (medanbisnis/dewantoro)
MedanBisnis - Medan. Dua ekor harimau Sumatera ditemukan mati di Desa Sihaporas, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padanglawas Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut). Penyebab kematian kedua ekor hewan yang dilindungi itu diduga karena sakit.
Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan Gunawan dalam konferensi pers di aula Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut), di Medan, Jumat (14/7), mengatakan, sebelum mati, seorang warga Desa Sihaporas sempat berpapasan dengan hewan belang itu pada Sabtu (8/7).

"Saat dia kembali dari kebun, warga bernama Madan Harahap berpapasan dengan harimau. Sehingga, untuk kembali ke kampung, dia harus mencari jalan lain. Selanjutnya, dia melaporkannya ke pihak Koramil setempat," katanya.

Dijelaskannya, petugas yang mendapat laporan itu kemudian melakukan pengecekan dan menemukan jejak kaki harimau. Lokasi itu sekitar 50 meter dari kandang kambing warga. Prajurit TNI yang mengetahui hal itu kemudian meneruskan informasi ke tim BBKSDA Sumut.

Tim gabungan bersama masyarakat kemudian kembali mengecek dan menemukan jejak harimau. Namun, harimau sudah tidak tampak di permukiman warga.

"Petugas yang datang di lokasi menemukan harimau sudah dalam kondisi lemas. Setelah itu, tim mengevakuasi harimau," kata Gunawan.

Meski sempat diberikan tindakan medis, lanjutnya, harimau jantan yang usianya diperkirakan 4 tahun itu dinyatakan mati. Setelah dilakukan pemeriksaan, penyebab kematian harimau itu dikarenakan sakit, lalu dikuburkan di Barumun Nagari, Padang Lawas.

Empat hari kemudian, tim BBKSDA Sumut kembali menerima laporan adanya temuan jasad harimau oleh masyarakat Kecamatan Sosopan. Lokasi itu persis saat dilakukan evakuasi harimau pada sebelumnya.

"Tim kemudian melakukan pemeriksaan jasad harimau. Berdasarkan hasil pemeriksaan, harimau sudah mati dan banyak terdapat telur lalat. Tidak dijumpai luka luar. Namun, ada bagian jasad harimau yang hilang yakni sepasang taring dan kumis harimau," terang Gunawan.

Dalam pemeriksaan petugas, harimau betina yang usianya diperkirakan 3 tahun itu mati karena sakit. Jasad harimau tersebut kemudian dibawa ke Medan untuk diawetkan.

"Terkait hilangnya bagian tubuh harimau itu, BBKSDA akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutur Gunawan. (dewantoro)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Automatic Gate Kualitas Eropa Automatic Gate Merek NICE
Pemasangan Sectional Door, hubungi kami sekarang juga. Sectional door kami merupakan produk buatan eropa.
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!