User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
ASRM UNVR UP%
NISP BLTZ UP%
ISAT ITMG UP%
Last update: 20 Jul 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
LPPF -650 -5%
IBST -600 -23.08%
MREI -370 -10.57%
Last update: 20 Jul 2017
Volume Terbesar
SRIL 385,519,008
IIKP 287,161,408
MYRX 270,218,304
Last update: 20 Jul 2017
Transaksi Tertinggi
TLKM 304,969,928,000
BBRI 273,440,062,500
ADHI 242,028,717,000
Last update: 20 Jul 2017
Efek Teraktif
SRIL 16,033 Freq
ADHI 7,690 Freq
INDY 6,585 Freq
Last update: 20 Jul 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,253.00 13,387.00
SGD 9,677.96 9,780.10
JPY 11,826.70 11,947.34
MYR 3,088.56 3,121.97
CNY 1,964.46 1,984.32
THB 393.85 398.07
HKD 1,697.56 1,714.74
EUR 15,263.48 15,419.15
AUD 10,521.56 10,630.62
GBP 17,254.08 17,436.57
Last update: 20 Jul 2017 11:16 WIB
Berita Terkini
Senin, 17 Jul 2017 17:14 WIB - http://mdn.biz.id/n/310804/ - Dibaca: 166 kali
Apa Benar Daya Beli Orang RI Turun?
rial, Lucida Grande, sans-serif">MedanBisnis - Jakarta. rial, "Lucida Grande", sans-serif;">Tingkat daya beli masyarakat sepanjang paruh pertama 2017 diperkirakan terjadi pelemahan. Hal ini terlihat dari tingkat inflasi bulan Juni 2017 lalu yang hanya sebesar 0,26% atau terendah dalam 8 tahun terakhir.

Konsumsi masyarakat pun hanya tumbuh 4,93% pada kuartal pertama yang berbanding lurus dengan pertumbuhan industri ritel atau minimarket sebesar 3,8%. Lantas, apa benar daya beli masyarakat Indonesia turun?


Chief Economist Bank CIMB Niaga, Adrian Panggabean berpendapat, hal tersebut belum tentu menunjukkan daya beli masyarakat turun. Pasalnya, dalam rentang satu tahun terakhir, tingkat partisipasi angkatan tenaga kerja meningkat pada saat angka pengangguran turun.


Dari data yang diolah oleh CIMB Niaga, angka partisipasi angkatan kerja mengalami peningkatan pada bulan Februari 2017, dan di saat yang bersamaan, angka pengangguran juga turun. Ini menunjukkan, ada lapangan kerja yang menyerap para tenaga kerja tersebut.


Tingkat angkatan kerja yang meningkat seharusnya mendorong konsumsi rumah tangga ikut meningkat. Pasalnya, seseorang memiliki uang untuk dibelanjakan.


"Kalau dia punya spending power dari gaji, harusnya tingkat konsumsi tidak turun. Kalau daya beli menurun, yang artinya orang enggak punya duit buat beli barang, labor market menunjukkan bahwa orang punya gaji, orang bisa spending. Masalahnya orang itu mau spending atau enggak?," kata Adrian dalam Diskusi Media di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Senin (17/7/2017).


Lanjut Adrian, jika memang masyarakat tidak membelanjakan uangnya, maka orang tersebut bisa jadi menginvestasikan uangnya dengan menabung di bank. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan nasional yang terlihat meningkat sejak September 2016, dan terus tumbuh ke angka sekitar 11% dari GDP pada Mei 2017 lalu.


"Kalau dia enggak spending, bukan berarti dia tidak punya daya beli. Mungkin duitnya dia simpan di bank. Mustinya itu terefleksi dalam DPK yang meningkat atau orang-orang kaya yang enggak mau nabung, tapi taruh di obligasi," tukasnya. (dtf)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Automatic Gate Kualitas Eropa Automatic Gate Merek NICE
Pemasangan Sectional Door, hubungi kami sekarang juga. Sectional door kami merupakan produk buatan eropa.
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!