User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
LPPF 550 3.58%
TCID 500 3.03%
INAF 490 14.33%
Last update: 22 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
GGRM -2,250 -2.94%
UNVR -1,300 -2.67%
ITMG -575 -3.65%
Last update: 22 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 826,170,880
BUMI 522,063,392
RIMO 350,266,304
Last update: 22 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBRI 479,685,655,000
ASII 445,684,635,000
TLKM 422,033,268,000
Last update: 22 Mei 2017
Efek Teraktif
KOBX 26,558 Freq
PGAS 13,898 Freq
BNLI 12,233 Freq
Last update: 22 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,245.00 13,379.00
SGD 9,572.16 9,672.50
JPY 11,895.99 12,018.51
MYR 3,100.42 3,133.99
CNY 1,928.00 1,947.51
THB 388.64 392.81
HKD 1,699.45 1,716.69
EUR 14,789.37 14,943.01
AUD 9,864.88 9,966.02
GBP 16,976.12 17,149.20
Last update: 29 Mei 2017 11:10 WIB
Foto Galleri
Foto Galleri
Minggu, 14 Mei 2017
Perayaan Pangguni Uttiram Kembali Digelar Kuil Shri Thendhayudhabani Lubukpakam
Setelah 75 tahun sejak berdirinya kuil Shri Thendhayudhabani di Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Perayaan Pangguni Uttiram tetap dirayakan walaupun pernah berhenti di tahun 1975, kemudian dilanjutkan tahun 1999 setelah orde reformasi dimulai.

Seperti biasanya, selain kegiatan ibadah di kuil, juga diadakan kegiatan bernazar yang sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur ditujukan kepada Dewa Murugan yang telah memberikan kehidupan bagi umat manusia.

Acara ini juga sekaligus memperingati ulang tahun Dewa dan tutup tahun bagi masyarakat India Tamil.

Kegiatan dan atraksi yang menarik bagi masyarakat sekitarnya tentunya adalah atraksi pawai keliling kota. Kegiatan dimulai dari ritual dan doa-doa, kemudian para pria yang ingin bernazar, ditusuk pipinya hingga tembus dan tanpa mengeluarkan darah, ada juga ditusuk lidahnya.

Masyarakat mulai memadati sekitar sungai mulai dari pukul 10.00 pagi. Setelah jam 12.00, pawai baru dimulai dengan berjalan kaki dari Sungai Tangsi menuju kuil Shri Thendhayudhabani.

Kali ini tidak terlalu banyak peserta yang bernazar (menusuk dirinya). Menurut Mohan Wanakem, pemuda yang menjadi panitia acara, tahun-tahun sebelumnya lebih meriah dan lebih banyak yang bernazar.

Panasnya cuaca sangat luar biasa, sangat cepat menurunkan daya tahan bagi pengiring pawai. Para peserta pawai, termasuk yang mengiringi dalam jarak dekat dilarang menggunakan alas kaki.

Yang menariknya lagi ada juga atraksi tarian barongsai mengiringi arak–arakan di depan, sebagai pembuka jalan dan mengikuti pawai sampai akhir. Hal ini memperlihatkan perbedaan budaya ternyata dapat disatukan dalam sebuah kegiatan keagamaan.

Oleh : Petrus Loo
2. Perayaan Pangguni Uttiram
3. Perayaan Pangguni Uttiram
4. Perayaan Pangguni Uttiram
5. Perayaan Pangguni Uttiram
6. Perayaan Pangguni Uttiram
7. Perayaan Pangguni Uttiram
8. Perayaan Pangguni Uttiram
9. Perayaan Pangguni Uttiram
Partisipasi Menggunakan Facebook