Jumat, 11 Jan 2013 07:14 WIB  •  Dibaca: 2,854 kali
Data Ekspor China Naik Tajam
MedanBisnis - Hongkong. Pertumbuhan perdagangan China pada bulan Desember naik tajam. Data tersebut menandakan pertumbuhan ekonomi tetap positif. Bulan Desember, impor China naik dua kali lipat meski di bawah kenaikan ekspor. Hal ini menyebabkan neraca perdagangan negara itu menjadi US$ 31,6 miliar dari US$ 19,6 miliar di bulan November 2012. Demikian data perdagangan China yang dirilis Kamis (10/1/2013).
Ekspor negeri Tirai Bambu itu naik 14,1% dari periode yang sama tahun 2011. Ekspektasi ekonom hanya naik 4% dari 2,9% di bulan November. Untuk impor bulan Desember naik 6% dari perkiraan pasar naik 3%. Demikian mengutip cnbc.com.

Bank Dunia mengharapkan pertumbuhan sektor swasta di China naik 8% di tahun 2012 dan pertumbuhan 7,5% untuk tahun ini. Pertumbuhan itu akan mengalahkan data di Eropa dan Jepang. Selama ini, China memiliki data terlemah sejak tahun 1990-an.

Perbaikan pertumbuhan ekonomi menjadi tugas berat pemimpin baru Partai Komunis Chia. Suksesi di China tersebut terjadi melalui Kongres yang dilakukan pada bulan Oktober 2012.

China mengandalkan pertumbuhan ekonomi dari sektor investasi dan belanja konsumen dalam negeri. Pemerintah China telah menekan impor untuk mengurangi pertumbuhan sektor konstruksi dan investasi manufaktur. Hal ini dengan mengurangi permintaan bijih besi, tembaga dan bahan baku lainnnya.

Otoritas negara tersebut merencanakan untuk menurangi pertumbuhan ekonomi dari konsumsi domestik dan jasa. Sebab strategi ini menjamin pertumbuhan berkelanjutan meskipun dampaknya sangat kecil.

Kebijakan ini telah mengganggu ekspor dari pemasok komoditas ke China seperti Australia, Brazil dan beberapa negara Afrika. Selama ini impor China telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka. (cnbc)
 
Berita Edisi Minggu Lainnya
Sabtu, 11 Mei 2013 06:56 WIB
Sabtu, 11 Mei 2013 06:33 WIB
Kamis, 10 Jan 2013 07:16 WIB