Selasa, 24 Feb 2015 07:38 WIB  •  Dibaca: 4,297 kali
Manfaat Layanan Keuangan Digital Bank
DI Jakarta, pada 20 Februari 2015, sebuah bank badan usaha milik Negara (BUMN) untuk pertama kali di Indonesia mengembangkan layanan keuangan digital (LKD).
Pengembangan layanan bank tanpa kantor atau LKD dilakukan melalui fasilitas e'cash (electronic cash), dengan melakukan penambahan dan penguatan agennya di seluruh Indonesia guna meningkatkan akses perbankan ke seluruh masyarakat.

Diberitakan bank tersebut saat ini telah memiliki 391 agen dan ditargetkan akan menjadi 9.000-an agen pada akhir 2015. Dikatakan, penguatan penetrasi layanan e-cash bisa mengedukasi masyarakat agar mampu mengelola keuangannya dengan baik, lebih bijak dan efisien, sehingga masyarakat bisa memperbaiki tingkat ekonominya di masa mendatang.

Dengan perkataan lain, penggunaan LKD juga bisa membiasakan masyarakat menabung dan mengelola uang dengan baik, sehingga dapat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan setiap warga negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Juga dikemukakan, saat ini jumlah pengguna LKD, termasuk pengguna  e-cash untuk penerima bantuan pemerintah, tercatat sudah mencapai satu juta nasabah.
Sebagai bank pertama yang mengembangkan LKD, bank tersebut juga memperkuat jumlah agen LKD di seluruh Indonesia supaya akses layanan perbankan lebih luas yang telah dicanangkan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan bisa lebih cepat direalisasi.

Berdasarkan data Global Financial Inclussion Index (GFII) 2012 dari World Bank (Bank Dunia), baru sekitar 20 persen penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun menikmati akses jasa keuangan.

Dibandingkan dengan negara lain seperti Tiongkok, India, Singapura dan lainnya, Indonesia masih kalah sangat jauh. Misalnya Tiongkok, telah mencapai sekitar 64 persen, India sekitar 35 persen, Singapura dan Malaysia masing-masing sekitar 30 persen.

Data GFII 2012 juga mencatat, rendahnya layanan keuangan di Indonesia tercermin dari jumlah rekening bank per 1.000 penduduk usia dewasa yang baru mencapai 505. Sedangkan Thailand dan Malaysia masing-masing sudah mencapai 2.063 dan 1.449.

Hal sama juga tercermin dari rekening kredit per 1.000 penduduk usia dewasa yang baru mencapai 197 di Indonesia, sementara di Malaysia 964 dan di Thailand 272.

Hal itu menunjukkan masih terdapat potensi cukup besar untuk meningkatkan akses keuangan kepada masyarakat Indonesia.

Konsep dan Manfaat
Konsep LKD merupakan kegiatan layanan jasa sistem pembayaran dan keuangan bekerja sama dengan pihak ketiga (agen) memanfaatkan teknologi mobile based maupun web based. Layanan ini dimaksudkan untuk mendukung pengembangan keuangan inklusif, serta mendukung penyaluran dana bantuan pemerintah secara efektif. Agen LKD diyakini akan bisa membantu masyarakat yang belum pernah berhubungan dengan bank.

Agen LKD bisa melayani transaksi-transaksi dasar keuangan seperti pembukaan rekening uang elektronik, setor tunai dan tarik tunai selain membantu dalam memberikan edukasi/pengetahuan kepada masyarakat.

Sedangkan untuk transaksi non-tunai seperti transfer uang ke nomor handphone, beli pulsa handphone atau token listrik dapat dilakukan sendiri oleh pemilik rekening melalui handphone.

Transaksi-transaksi tersebut relatif aman karena adanya PIN (personal identification number) dan untuk mendukungnya bank telah meluncurkan produk  e-cash-nya guna memudahkan transaksi pembayaran mikro (micro payment).

Aplikasi tersebut dapat digunakan masyarakat melalui handphone tanpa perlu lagi harus membuka rekening di cabang bank penerap LKD.

E-cash merupakan aplikasi uang elektronik berbasis sosial untuk mendorong penciptaan cash-less society (pembayaran tunai melalui elektronik/media sosial).

Untungnya, tentu para nasabah e-cash dalam berbelanja ke toko-toko dan mal sudah tidak akan pernah rugi karena tidak dikembalikannya uang recehan nasabah sekecil apa pun nominalnya. Karena, uang yang dibelanjakan semestinya dilakukan pengembalian kendati hanya berupa hitungan/pecahan sangat kecil Rp 25, Rp 50 dan Rp 100 atau kemungkinan terdapat nominal dengan berbagai koma di belakangnya.

Aplikasi LKD atau e-cash mana bisa diunduh di internet melalui penggabungan layanan perbankan dengan sosial media yang dapat digunakan masyarakat yang telah menjadi nasabah maupun yang bukan nasabah bank. Termasuk pada aplikasi ini, nomor handphone masyarakat dapat menjadi nomor rekeningnya sebagai nasabah.

(Oleh : Tomi Adhiyudha SE)Penulis alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Tri Sakti
 
Berita Wacana Lainnya
Jumat, 28 Sep 2018 11:36 WIB
Jumat, 28 Sep 2018 11:35 WIB
Jumat, 28 Sep 2018 11:34 WIB
Jumat, 28 Sep 2018 11:33 WIB
Rabu, 26 Sep 2018 11:12 WIB
Rabu, 26 Sep 2018 11:02 WIB
Rabu, 26 Sep 2018 10:54 WIB
Selasa, 25 Sep 2018 13:14 WIB
Selasa, 25 Sep 2018 13:13 WIB
Selasa, 25 Sep 2018 13:12 WIB