Jumat, 31 Mar 2017 08:05 WIB  •  Dibaca: 348 kali
Fintech Desak Perbankan Berbenah Diri
MedanBisnis - Medan. Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut Edie Rizliyanto, mengatakan, munculnya perusahaan-perusahaan berbasis digital atau financial technology (fintech) mendesak industri perbankan untuk berbenah diri.
Hal itu disampaikannya saat memberikan kuliah umum di depan mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) di Gedung A Kampus Unpab, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Medan, Kamis (30/3).

Menurut Edie, di satu sisi fintech bisa menjadi ancaman yang menggerus pangsa pasar perbankan tradisional. Namun di sisi lain fintech membuka peluang bagi perbankan untuk berkolaborasi menembus pasar-pasar yang belum terjamah hingga ke pelosok desa. Pasalnya, ada 96 perusahaan fintech teridentifikasi telah beroperasi di Indonesia yang mayoritas (56%) bergerak dalam kategori payment (pembayaran), clearing (kliring) dan settlement (proses penyelesaian akhir transaksi).

“Bank harus memanfaatkan peluang kolaborasi dengan fintech. Keduanya harus saling bersinergi. Bank harus memanfaatkan fintech yang mampu menyediakan jaringan hingga ke pelosok. Sementara fintech harus menggandeng bank untuk mengakses pendanaan yang murah yang sesuai dengan aturan sistem keuangan,” harap Eddy.

Dia meramalkan, ke depan kantor-kantor cabang bank akan sepi. Apalagi hasil survei PricewaterhouseCoopers(PwC) 2016 menunjukkan, hampir separuh bankir yang jadi responden tidak mengharapkan pertumbuhan kantor cabang bank. Bahkan, 12% di antaranya ingin jumlah kantor cabang berkurang. 

Rektor I Unpab Bhakti Alamsyah dalam sambutannya, mengatakan, pihaknya mengundang para praktisi dan pakar berbagai bidang untuk menyampaikan kuliah di kampus Unpab karena PTS ini sudah melaksanakan kurikulum berbasis Kualifikasi Kerangka Nasional Indonesia (KKNI) sejak tahun 2015 lalu. Sebab, KKNI megutamakan practical science ketimbang theoretical science. “Dengan practical science, mahasiswa lebih cepat memahami tantangan dunia kerja. Dengan demikian mereka lebih siap memasuki pasar kerja setelah menamatkan pendidikannya,” kata Bhakti. (zahendra)
 
Berita Terkait
Kamis, 24 Jan 2019 10:25 WIB
Senin, 10 Sep 2018 10:38 WIB
Selasa, 20 Mar 2018 10:46 WIB
Rabu, 31 Jan 2018 08:15 WIB
Jumat, 31 Mar 2017 08:05 WIB