Jumat, 16 Nov 2018 09:06 WIB  •  Dibaca: 308 kali
Nelayan Sumut: SOS
SOS..! SOS..! Jerit ketakutan ini seperti melukiskan situasi nelayan di Sumatera Utara. Itulah, singkatan dari Save Our Souls (selamatkan jiwa kami) yakni suatu pesan telegraf ketika ada marabahaya menimpa sebuah kapal di laut.
Betapa tidak, hingga kini bantuan jaring pukat  pengganti cantrang satu unit pun belum turun ke Sumut. Padahal, bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan itu sudah lama dijanjikan, khususnya bagi nelayan eks pemakai cantrang berbobot 10 GT ke bawah.

Pukat cantrang memang sudah dilarang melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan sejak 2015 silam. Akibatnya, nelayan kehilangan mata pencaharian.
Tak pelak, Pemerintah Provinsi Sumut pun terpaksa menyisihkan Rp 4,5 miliar dalam RAPBD 2019 untuk mengganti pukat cantrang tersebut. Tapi hanya cukup untuk 572 nelayan. Padahal jumlah nelayan eks cantrang ribuan orang di Sumut. Masih jauh dari memadai.

 "Dana itu hanya cukup membeli 5.720 pieces alat tangkap untuk 572 nelayan. Karena satu nelayan dapat 10 pieces," ujar Kadiskanla Sumut Mulyadi Simatupang kepada wartawan Rabu (14/11).

 Mulyadi mengaku sudah berulang kali menanyakan hal ini kepada kementerian. Namun hingga kini belum ada realisasi.

 Suasana nelayan di Sumut semakin muram karena hingga kini ratusan unit kapal ikan yang bertangkahan di Pelabuhan Perikanan Samudera Gabion Belawan (PPSB) kini setop operasi. Soalnya, izin operasi kapal ikan tersebut belum diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kendati sudah diurus beberapa bulan silam. Bahkan, retribusnya pun sudah dibayar.

 Akibatnya, ribuan anak buah kapal (ABK) nelayan tersebut menjadi pengangguran. Lalu, terpaksa mencari pekerjaan serabutan untuk menghidupi anak istri.

 Padahal Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dikenal cepat tanggap dan tegas. Apa gerangan yang terjadi? Karena itu respon dari ibu Susi sangat ditunggu-tunggu oleh kaum nelayan. Kita berharap nasib nelayan Sumut tak dibiarkan terlunta-lunta. (Bersihar Lubis)
 
Berita Terkait
Jumat, 14 Sep 2018 10:44 WIB
Jumat, 22 Jun 2018 08:47 WIB
Selasa, 06 Feb 2018 08:35 WIB
Jumat, 05 Jan 2018 08:45 WIB
Jumat, 06 Mar 2015 07:45 WIB
Rabu, 04 Feb 2015 07:39 WIB
Sabtu, 18 Okt 2014 07:35 WIB