User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,545.00 11,595.00
SGD 9,299.20 9,356.20
JPY 113.26 114.10
MYR 3,620.38 3,659.30
CNY 1,860.80 1,877.75
THB 360.33 364.43
HKD 1,489.20 1,496.60
EUR 15,533.85 15,625.55
AUD 10,851.15 10,934.15
GBP 19,599.95 19,709.25
Last update: 25 Jul 2014 09:00 WIB
Terkini
Kamis, 06 Des 2012 13:38 WIB - http://mdn.biz.id/n/549/ - Dibaca: 159 kali
Sofjan Wanandi 'Sentil' SBY Soal Pernyataan Berakhirnya Era Upah Murah
MedanBisnis - Jakarta. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menyayangkan sikap pemerintah yang disampaikan Presiden SBY mendukung berakhirnya upah murah di Indonesia. Sofjan beralasan masih banyak penduduk Indonesia yang belum bekerja.
"Pemerintah menyatakan kita bukan lagi tempat buruh murah, itu bagus,tapi jangan sekarang, ini masih banyak yang tidak kerja," katanya di acara HSBC Economic Outlook 2013, Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (6/12).

Menurut Sofjan, pemerintah seharusnya menyadari keadaan buruh-buruh di Indonesia yang masih tidak memiliki skill sehingga wajar jika dibayar murah.

"Buruh itu ada yang mahal dan ada yang murah, ini sesuai kemampuan. Kalau nanti dicap mahal, maka siapa yang mau masuk, paling yang padat modal, padahal ini tidak menyerap tenaga kerja yang besar," tandasnya.

Sebelumnya Presiden SBY menyatakan dirinya mendukung kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang terjadi di beberapa daerah, termasuk Jakarta yang naik menjadi Rp 2,2 juta per bulan. Era buruh murah telah usai.

Hal ini disampaikan oleh SBY saat memberikan pengarahan di hadapan para Gubernur, Pangdam, Kapolda, Bupati, Walikota, yang dihadiri olehWakil Presiden Boediono dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, termasuk para anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), di Jakarta, Jumat (30/11).

"Saya ingin sampaikan sekali. Posisi pemerintah jelas, upah dan kesejahteraan buruh harus semakin meningkat dan benar-benar makin layak. Itu kewajban moral. Era buruh murah dan tidak mendapatkan keadilan sudah usai. Kita berangkat dari situ," tegas SBY.(dtf)
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook