User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,965.00 11,995.00
SGD 9,425.70 9,465.85
JPY 109.32 109.91
MYR 3,698.44 3,737.25
CNY 1,944.40 1,957.70
THB 370.13 374.19
HKD 1,543.40 1,547.80
EUR 15,433.65 15,497.65
AUD 10,693.15 10,745.25
GBP 19,715.95 19,791.85
Last update: 19 Sep 2014 09:00 WIB
Aceh Bisnis
Senin, 04 Feb 2013 09:00 WIB - http://mdn.biz.id/n/10752/ - Dibaca: 283 kali
PKL di Pasar Banda Aceh akan Ditertibkan
MedanBisnis - Banda Aceh. Melihat sejumlah pasar di Kota Banda Aceh semakin semrawut, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pasar akan mengambil tindakan tegas kepada pedagang kaki lima (PKL) yang banyak beroperasi di pinggir jalan. Penertiban akan dilakukan di pasar-pasar seperti Pasar Kartini, Sabena, Peunayong, Kampung Baru dan Pasar Aceh.
Kepala UPTD Pengelolaan Pasar Banda Aceh, Nirfata mencontohkan kondisi pasar sayur dan buah di Jalan Kartini Peunayong sudah sangat mengkhawatirkan. Selain jorok, gedung yang dibangun pada tahun 2006 tidak difungsikan dengan baik oleh pedagang.

"Pasar Kartini sempat difungsikan pedagang, namun karena pembeli enggan ke atas membuat dagangan mereka kurang laris. Akibatnya pedagang turun dan berjualan di pinggir jalan," kata Nirfata, kemarin.

Aktivitas PKL itu tentu menganggu pengguna jalan, yang jadi sulit melintas karena dagangan menumpuk di sisi jalan tersebut. Dikatakan Nirfata, pada tahun ini ada beberapa pasar yang sedang dipacu pembangunannya, sehingga nantinya bisa digunakan oleh pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan. Namun pihaknya masih mendata pedagang yang bakal mendapatkan kios.
"Pasar-pasar yang sudah disediakan pemerintah adalah Pasar Peuniti, Kampung Baru, New Town Lambatoh serta Seutui," ungkapnya.

Diakui, sampai kini masih ada kendala berupa belum ada jembatan penyeberangan bagi pejalan kaki, seperti di Pasar Seutui. Karena anggaran belum ada, pengadaan jembatan yang sudah cukup mendesak itu terpaksa ditunda. "Memang permintaan pembangunan jembatan penyeberangan di Pasar Seutui sudah disampaikan pedagang, tapi anggarannya belum ada. Maka wacana tersebut belum kami laporkan ke pemerintah kota," sambungnya.

Soal relokasi pedagang, dia menjelaskan, mereka yang pernah direlokasi sementara ke kawasan Jalan Tgk Chik Pante Kulu, lapangan SMEP Peunayong, nantinya akan dipindahkan ke Pasar Atjeh di bulan Mei 2013. Mereka akan ditempatkan di lantai dua dan tiga bersama sebagian pedagang dari Pasar Kartini, baik pedagang pakaian maupun pedagang sayur.

"Sedangkan PKL yang berjualan di kawasan Lampaseh Kota, minggu ini akan dipindahkan ke kompleks Pasar Kampung Baru," jelas Nirfata. (ht anwar ibr riwat)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook