User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,520.00 12,570.00
SGD 9,525.90 9,580.20
JPY 105.22 106.10
MYR 3,631.04 3,670.93
CNY 2,012.00 2,028.50
THB 383.05 387.16
HKD 1,614.00 1,621.45
EUR 15,435.95 15,524.05
AUD 10,162.55 10,229.55
GBP 19,491.15 19,595.45
Last update: 18 Des 2014 09:00 WIB
Politik
Kamis, 19 Des 2013 09:24 WIB - http://mdn.biz.id/n/68925/ - Dibaca: 290 kali
Penghitungan Ulang Hasil Pilkada DS
10 Surat Suara Hilang di TPS Hamparan Perak
saksikan penghitungan Ketua Kpu Deliserdang Mohd Yusri (berdiri) menyaksikan proses penghitungan ulang di kelompok m, GOR Lubukpakam, rabu (18/12). Di kelompok tersebut terjadi kehilangan 10 suara saat dihitung oleh tim kpu Deliserdang. (medanbisnis/fani ardana)
MedanBisnis - Lubukpakam. Penghitungan ulang di hari ke-9 menemukan ada sepuluh suara yang hilang kotak suara TPS 8 Desa Paluh Kuro, Kecamatan Hamparan Perak. Penemuan tersebut saat dilakukan penghitungan oleh Kelompok M, Rabu (18/12).
Hal itu terungkap saat penghitungan sekitar pukul 16.15 WIB oleh panitia dan para saksi nomor 1,6 dan 8 yang menyaksikan serta Komisioner KPU Deliserdang Fajar Pasaribu, kepolisian dan Panwaslu yang berada di lokasi pada sore itu.

Kordinator Saksi nomor 6 Dian Tarigan yang menyaksikan hal tesebut, menjelaskan, saat menghitung jumlah surat suara seusai kotak suara dibuka, jumlah surat suara sahnya tidak sama dengan isinya. "Isinya dihitung panitia dan saksi cuma 254 suara, seharusnya 264 berdasarkan pleno c1. Ini semua setelah kita cek di c1, kita sama juga semua isinya baik itu c1 saksi kita di TPS baik di pleno desa baik berita acara penghitungan juga sama 264 mestinya, tetapi karena hilang 10 suara, jadinya 254 suara sah," sebut Dian.

Menurutnya, semua saksi saat itu juga membuat berita acara yakni dari saksi nomor 1,6,8 dan ditandatangani Komisioner KPU Fajar Pasaribu. "Langsung kita membuat berita acara, ke-10 suara yang hilang itu dipastikan suara miliki pasangan calon nomor 5 yakni Musdalifah-Syaiful Syafri, ini berdasarkan pleno dan berdasarkan c1 mestinya suara pasangan nomor 5 itu saat kami hitung 154 dengan berkurangnya 10 menjadi 144 suara," katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Deliserdang Mohd Yusri yang ditanyakan terkait hilangnya 10 suara itu, mengatakan, hal itu merupakan salah satu hal yang mnejadi perhatian dalam penghitungan ulang. "Sudah dicari juga gak ada kan. Dicurigai waktu di TPS itu ada penggelembungan, kan anda lihat sendiri sudah dicaripun sudah tidak ketemu. Kita belum tahu siapa oknum yang mengelembungkan ini, namanya ini hitung ulang pastinya terkuak semua, namun kemungkinan ini tidak hilang melainkan adanya keselipan dalam menghitung lalu di TPS," kata Yusri.

Data yang diperoleh MedanBisnis di hari ke-8 penghitungan, TIM KPU Deliserdang sudah menyelesaikan 1.875 dari 2.904 kotak, kotak suara di hari pertama tanggal 10 Desember 199 kotak, 11 Desember 236 kotak, 12 Desember 232 kotak, 13 Desember 231 kotak, 14 Desember 248 kotak suara, 15 Desember 215 kotak, 16 Desember 254 kotak, 17 Desember 260 kotak. Sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 1.875 kotak suara.

Sementara itu pada penghitungan hari ke-9, Rabu (18/12) tim KPU Deliserdang tinggal menghitung 3 kecamatan lagi dari 22 kecamatan, yakni Percut Seituan, Sunggal dan Hamparan Perak. (fani ardana)
Advertisement
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook