User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. EBRD
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,010.00 12,040.00
SGD 9,441.10 9,481.20
JPY 112.20 112.80
MYR 3,658.19 3,698.37
CNY 1,957.20 1,971.15
THB 369.79 373.62
HKD 1,548.00 1,552.80
EUR 15,270.75 15,334.25
AUD 10,536.45 10,588.05
GBP 19,351.75 19,425.45
Last update: 22 Okt 2014 09:00 WIB
Industri
Kamis, 06 Feb 2014 06:56 WIB - http://mdn.biz.id/n/77288/ - Dibaca: 410 kali
Rawan Percaloan
Pelayanan Pengurusan BPJS Masih Buruk
MedanBisnis - Medan. Buruknya pelayanan pengurusan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Wilayah I Sumut, Jalan Karya, Karang Berombak, Medan Barat mulai dirasakan warga. Selain lamanya menunggu antrian, warga juga sulit mendapatkan nomor antrian. Kondisi inipun semakin membuka ruang bagi praktik percaloan.
Anggota DPRD Kota Medan, Jumadi membenarkan masih buruknya pelayanan di BPJS Sumut. Menurut Politisi PKS ini dirinya telah banyak menerima pengaduan warga terkait sulitnya pengurusan BPJS.

"Ini laporan warga yang mengurus BPJS secara mandiri, saat tiba ke kantor BPJS mereka tidak lagi mendapat antrian. Ujung-ujungnya mereka menjadi makanan calo,"ujar Jumadi kepada wartawan, Rabu (5/2) di Medan.

Diterangkannya, warga mengeluhkan kebijakan BPJS yang tidak bisa mendaftar satu orang saja, namun kenyataan itu lain saat calo menawarkan jasanya, daftar seorang pun jadi bisa. "Itu yang dialami warga, dia semula ingin mendaftar seorang diri saja sebagai kepala keluarga kemudian ditolak, sementara melalui calo bisa diurus,"ujar anggota Komis D itu.

Kondisi ini menurut Jumadi sangat disayangkan. Apalagi secara mayoritas warga yang mengurus ke BPJS merupakan masyarakat yang kurang mampu. "Pola pelayanan di BPJS harusnya dipermudah sebab kita tahu sendiri warga yang mengurus program BPJS Kesehatan ini adalah warga yang kurang mampu," terangnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Salman Alfarisi mengungkapkan permasalahan di BPJS yang timbul belakangan ini seperti praktik percaloan membuktikan kalau BPJS tidak memiliki pola yang baik dalam pelayanan. "Praktik-praktik percaloan dan tidak terkendalinya antrian membuktikan kalau BPJS tidak memiliki pola dan system yang baik," terangnya.

Salman mengkhawatirkan, percaloan ini sengaja dibiarkan untuk memutus tidak terkendalinya antrian. "Kita khawatir percaloan ini sengaja dibiarkan oknum-oknum tertentu atau mungkin sengaja diciptakan oleh oknum-oknum tertentu,"terangnya.

Untuk itulah, sejak awal Salman mengingatkan BPJS harus membuat terobosan pelayanan jemput bola sehingga masalah yang ada bisa diminimalisir. (irvan sugito)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook