Jumat, 18 Mei 2012
Terkini Kamis, 09 Feb 2012 16:36 WIB
MedanBisnis-Jakarta. Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Fransiskus Welirang
menyayangkan minimnya hasil riset pangan yang diaplikasikan dalam bentuk komersil. Pemerintah harus lebih banyak berpihak kepada para pelaku industri pangan.

Hal ini disampaikan Franky dalam peluncuran kembali Indofood Riset Nugraha (IRN) di kantornya, Jakarta, Kamis (9/2).

"Riset tidak diaplikasi. Enggak jadi diteruskan. Jadi tidak ada daya tarik riset untuk masuk ke mulut dalam bentuk instan," jelasnya.

Ia menambahkan, perseroan terus berupaya mendukung penganekaragaman pangan. Seperti beras aruk. Indofood tengah mengembangkan beras ini untuk dijadikan nasi goreng dan nasi hainan dalam bentuk instan.

"Kita harus jadikan riset aplicable dan berdaya guna," tuturnya.

Lanjut Franky, penganekaragaman pangan bisa dilakukan dengan mengembangan tepung-tepungan. Tidak harus terigu yang berbahan gandum dan masih impor. Ada tepung cassava, jagung, ubi jalar, dan umbi-umbian lain.

"Dimana pengembangan industrinya dilakukan dengan cluster system dan penerapannya menggunakan teknologi tepat guna, akan menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan sebagai kegiatan bisnis yang menantang," tegasnya.

Ia pun percaya, saat timbul aneka jenis tepung maka timbul kreativitas dan inovasi usaha baru. Khususnya pada bidang teknologi, mulai dari proses alu, lesung, ayakan sampai teknologi lain yang lebih maju.

"Ada banyak peluang dalam membangun budaya makan tepung, yang tidak hanya sektor pangan tetapi kesehatan, ekonomi teritorial, karena menumbuhkan pertanian dan memeratakan pembangunan," imbuhnya.(dtf)
Baca Juga
Senin, 13 Feb 2012 07:41 WIB
Obligasi IV INDF "Kantongi" Peringkat AA+
Jumat, 10 Feb 2012 08:06 WIB
Indofood Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun
Sabtu, 28 Mei 2011 07:40 WIB
Kilas Bursa
Indofood Setor Dividen Rp 133/Saham
Senin, 21 Feb 2011 07:27 WIB
Seputar Bursa
Salim Ivomas Siap Melantai di Bursa
Jumat, 14 Jan 2011 21:35 WIB
Indeks BEI Akhir Pekan Naik Tipis
Kamis, 14 Okt 2010 10:57 WIB
Seputar bursa
Koreksi Saham Indofood Hanya Sementara
 
Kirim Komentar
Nama Anda
E-mail
Komentar Anda
Kode Sekuriti
 
 
 
 
Pencarian Berita
 
Baca e-paper
Harian Medan Bisnis
Jumat, 18 Mei 2012
 
Stock Exchange
Nama Bursa Nilai   Perubahan
DJIA 12,551.00 -23.00
JSX 3,980.50 -65.15
NASDAQ 2,874.04 -19.72
NIKKEI 8,876.59 75.42
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Jenis Lokasi Harga (Rp)
CPO Rotterdam,MEDAN 8,737 Rp/Kg
Karet TSR 20 SINGAPURA, Palembang 30,587 Rp/Kg
Kopi Arabika New York, Medan 0 Rp/Kg
Kopi Robusta LONDON, Lampung 18,883 Rp/Kg
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Jenis Emas Harga (Rp)
24 Karat Rp. 469,000
22 Karat Rp. 466,000
18 Karat [75 %] Rp. 351,750
17 Karat [70 %] Rp. 328,300
Last Update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Mata Uang Jual Beli
USD 9,490.00 9,265.00
SGD 7,499.30 7,286.30
HKD 1,225.10 1,189.60
GBP 15,155.65 14,787.35
AUD 9,423.75 9,153.65
JPY 118.86 114.70
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 

Oleh. Tony, SH, M.Kn

Oleh. Dr. Surya Hartanto

Oleh. Rudy Rachman, MBA

Oleh. Darmin, SE, MBA
MOBIL DIJUAL MOBIL - # DAIHATSU #
BURSA RUMAH DAIHATSU PAKET DP & ANGSURAN RINGAN - DIJUAL Rmh Baru - DIJUAL CEPAT - DIJUAL 1 UNIT RUKO - RUMAH DIJUAL
TANAH DIJUAL TANAH
LOWONGAN
RUPA-RUPA AL – MUHAJIR WATER - Kirim Barang Pindah dan Mobil Via Kargo Laut Kompas Express
 
copyright ©2010 Harian Medan Bisnis
all rights reserved