Jumat, 18 Mei 2012
AgriBisnis Sabtu, 11 Feb 2012 07:19 WIB
MedanBisnis – Yogyakarta. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan teknologi, produksi, dan pemasaran benih-benih pertanian berkualitas.
"Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mampu menjadi pusat benih pertanian karena memiliki faktor penunjang seperti kaya plasma nutfah yang bisa diciptakan untuk membuat benih baru berkualitas," kata Kepala Dinas Pertanian DIY Nanang Suwandi di Yogyakarta, Jumat (10/2).

Selain itu, menurut dia, di DIY juga banyak pihak yang bergerak di dunia perbenihan dan didukung pengetahuan dan teknologi dari akademisi. Oleh karena itu, kata dia, DIY akan merealisasikan "Jogja Benih" atau "Jogja Seed Center" (JSC) pada pertengahan 2012.

Dengan demikian, mampu memenuhi kebutuhan benih berkualitas bagi petani dan meningkatkan produksi pertanian.

Nanang mengatakan, "Jogja Benih" atau JSC diharapkan dapat menghasilkan bibit unggul atau bibit dengan riwayat induk dan produksi bagus dalam jumlah banyak untuk pertanian. Hal itu telah melalui penerapan teknologi untuk meningkatkan produksi. "Selain itu, sektor pertanian ke depan akan lebih efisien jika mengembangkan bibit mengingat dari tahun ke tahun lahan pertanian di DIY menyempit," katanya.

Menurut dia, pengembangan bibit hanya membutuhkan sedikit lahan, tetapi harga jualnya bisa mahal dan masih sangat dibutuhkan di dunia pertanian.   "Hal itu dapat memanfaatkan lahan abadi pertanian seiring dengan mulai beralih fungsinya lahan pertanian," kata Nanang.

Sementara itu, Seksi Usaha Distribusi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Maju Kulon Progo Sukiman mengatakan, dengan adanya "Jogja Benih" akan memudahkan petani dalam memperoleh benih unggul. Menurutnya, petani dengan mudah dapat akses untuk memperoleh benih unggul melalui "Jogja Benih".

Selain itu, petani maupun penangkar benih dan bibit juga dapat dengan mudah mendapatkan akses permodalan. "Selama ini memang sudah ada beberapa program dari pemerintah maupun perbankan, tetapi belum bisa terserap maksimal," katanya. (ant)
Baca Juga
Kamis, 15 Des 2011 07:05 WIB
Kebutuhan Ikan Pantai Depok Dipasok dari Luar
Selasa, 15 Nov 2011 23:15 WIB
Sultan: rasa kebersamaan mulai pudar
Selasa, 23 Agt 2011 07:44 WIB
Paket Wisata Membatik Digemari
Selasa, 03 Mei 2011 07:46 WIB
Negaraku Sedang Demam dari Dapoer Seni Djogja
Jumat, 01 Apr 2011 13:49 WIB
Bibit Cabai
Selasa, 25 Jan 2011 09:18 WIB
Kejuaraan Renang Indah
 
Kirim Komentar
Nama Anda
E-mail
Komentar Anda
Kode Sekuriti
 
 
 
 
Pencarian Berita
 
Baca e-paper
Harian Medan Bisnis
Jumat, 18 Mei 2012
 
Stock Exchange
Nama Bursa Nilai   Perubahan
DJIA 12,551.00 -23.00
JSX 3,980.50 -65.15
NASDAQ 2,874.04 -19.72
NIKKEI 8,876.59 75.42
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Jenis Lokasi Harga (Rp)
CPO Rotterdam,MEDAN 8,737 Rp/Kg
Karet TSR 20 SINGAPURA, Palembang 30,587 Rp/Kg
Kopi Arabika New York, Medan 0 Rp/Kg
Kopi Robusta LONDON, Lampung 18,883 Rp/Kg
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Jenis Emas Harga (Rp)
24 Karat Rp. 469,000
22 Karat Rp. 466,000
18 Karat [75 %] Rp. 351,750
17 Karat [70 %] Rp. 328,300
Last Update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Mata Uang Jual Beli
USD 9,490.00 9,265.00
SGD 7,499.30 7,286.30
HKD 1,225.10 1,189.60
GBP 15,155.65 14,787.35
AUD 9,423.75 9,153.65
JPY 118.86 114.70
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 

Oleh. Tony, SH, M.Kn

Oleh. Dr. Surya Hartanto

Oleh. Rudy Rachman, MBA

Oleh. Darmin, SE, MBA
MOBIL DIJUAL MOBIL - # DAIHATSU #
BURSA RUMAH DAIHATSU PAKET DP & ANGSURAN RINGAN - DIJUAL Rmh Baru - DIJUAL CEPAT - DIJUAL 1 UNIT RUKO - RUMAH DIJUAL
TANAH DIJUAL TANAH
LOWONGAN
RUPA-RUPA AL – MUHAJIR WATER - Kirim Barang Pindah dan Mobil Via Kargo Laut Kompas Express
 
copyright ©2010 Harian Medan Bisnis
all rights reserved