Jumat, 18 Mei 2012
INDAG Kamis, 16 Feb 2012 06:48 WIB
MedanBisnis – Medan. Industri di Sumatera Utara (Sumut) masih tetap mengandalkan beberapa bahan baku penolong dari luar negeri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Desember 2011 impor bahan baku mengalami peningkatan menjadi US$ 2,92 miliar dari tahun lalu US$ 2,17 miliar.
Nilai impor juga mengalami kenaikan pada barang konsumsi dengan nilai US$ 1,19 miliar dari akhir tahun 2010 US$ 808.360 juta, diikuti impor barang modal US$ 835.780 juta dari US$ 594.146 juta.

Pengamat ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU) Jhon Tafbu Ritonga, mengatakan, peningkatan nilai impor pada beberapa produk tersebut menjadi pendukung industri Sumut. "Tentu ini membuat biaya lebih besar bagi industri Sumut. Keadaan ini juga mempengaruhi nilai tambah produk sektor pertanian dan perkebunan Sumut," katanya kepada MedanBisnis, Rabu (15/2) di Medan.

Ia menambahkan, industri Sumut tidak berbasis bahan baku nasional dan bahan baku lokal seperti sawit dan kopi. Maka itu perlu segera dikembangkan agro industri di Sumut.

Menurut Jhon, peningkatan impor di sisi lain menunjukkan buruknya industri Sumut yang tergolong footloose industry atau terlalu bebas sehingga kurang maju. Selain itu, meningkatnya impor bahan baku seperti pisau bermata dua yakni membuat kesinambungan industri tapi juga mengakibatkan devisa tergerus.

Kepala BPS Sumut, Suharno, mengatakan, Sumut memang masih mengandalkan barang modal, baku penolong dan barang konsumsi dari negara lain. Produk yang banyak diimpor yakni bahan bakar mineral (BBM), pupuk, mesin-mesin atau pesawat mekanik, peralatan listrik, ampas atau sisa industri makanan, gandum-ganduman, bahan kimia anorganik, besi dan baja, barang plastik dan barang dari plastik serta barang karet dan barang dari karet. (elvidaris simamora)
Baca Juga
Kamis, 10 Mei 2012 08:34 WIB
Pengetatan Buah Impor
Senin, 07 Mei 2012 06:49 WIB
Impor Buah akan Dibatasi Kuota
Minggu, 06 Mei 2012 22:25 WIB
Sumut tergantung dengan besi dan baja impor
Jumat, 04 Mei 2012 08:00 WIB
Impor Beras
Jumat, 04 Mei 2012 07:50 WIB
Kilas Perdagangan
Triwulan I, Impor Buah China Meningkat 20%
Rabu, 02 Mei 2012 08:13 WIB
Populasi Sapi Sumut Lampaui Target Nasional
Impor Sapi dari Australia Tetap Tinggi
Selasa, 01 Mei 2012 08:31 WIB
Kilas Perdagangan
Aprindo Inginkan Kepastian Pasokan Daging Impor
 
Kirim Komentar
Nama Anda
E-mail
Komentar Anda
Kode Sekuriti
 
 
 
 
Pencarian Berita
 
Baca e-paper
Harian Medan Bisnis
Jumat, 18 Mei 2012
 
Stock Exchange
Nama Bursa Nilai   Perubahan
DJIA 12,551.00 -23.00
JSX 3,980.50 -65.15
NASDAQ 2,874.04 -19.72
NIKKEI 8,876.59 75.42
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Jenis Lokasi Harga (Rp)
CPO Rotterdam,MEDAN 8,737 Rp/Kg
Karet TSR 20 SINGAPURA, Palembang 30,587 Rp/Kg
Kopi Arabika New York, Medan 0 Rp/Kg
Kopi Robusta LONDON, Lampung 18,883 Rp/Kg
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Jenis Emas Harga (Rp)
24 Karat Rp. 469,000
22 Karat Rp. 466,000
18 Karat [75 %] Rp. 351,750
17 Karat [70 %] Rp. 328,300
Last Update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Mata Uang Jual Beli
USD 9,490.00 9,265.00
SGD 7,499.30 7,286.30
HKD 1,225.10 1,189.60
GBP 15,155.65 14,787.35
AUD 9,423.75 9,153.65
JPY 118.86 114.70
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 

Oleh. Tony, SH, M.Kn

Oleh. Dr. Surya Hartanto

Oleh. Rudy Rachman, MBA

Oleh. Darmin, SE, MBA
MOBIL DIJUAL MOBIL - # DAIHATSU #
BURSA RUMAH DAIHATSU PAKET DP & ANGSURAN RINGAN - DIJUAL Rmh Baru - DIJUAL CEPAT - DIJUAL 1 UNIT RUKO - RUMAH DIJUAL
TANAH DIJUAL TANAH
LOWONGAN
RUPA-RUPA AL – MUHAJIR WATER - Kirim Barang Pindah dan Mobil Via Kargo Laut Kompas Express
 
copyright ©2010 Harian Medan Bisnis
all rights reserved