Jumat, 18 Mei 2012
AgriBisnis Rabu, 22 Feb 2012 06:55 WIB
MedanBisnis – Jakarta. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Rusman Heriawan meminta pengembangan demfarm atau demplot pertanian padi tidak hanya dilakukan pada lahan-lahan optimal namun juga lahan suboptimal.
Pengembangan demfarm di lahan optimal, atau yang memiliki pengairan teknis irigasi, menurut Wamentan di Jakarta, Selasa (21/2), jika produksinya meningkat maka merupakan hal yang wajar. "Namun jika di lahan suboptimal dan produksinya mengalami peningkatan maka itu merupakan prestasi," katanya usai menutup Pertemuan Koordinasi Kelembagaan Penyuluhan Pertanian, Kelembagaan Teknis serta Kelembagaan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Menurut Rusman, lahan pertanian suboptimal meliputi lahan rawa, lahan pasang surut, lahan tadah hujan, lahan gogo maupun lahan gambut. Dia mengakui, meskipun produktivitas lahan suboptimal lebih rendah dibandingkan lahan optimal namun peningkatannya bisa lebih tinggi.

Dikatakannya, dengan pengembangan demfarm di lahan optimal peningkatan produktivitas tanaman sekitar 0,5 ton per hektare, sementara itu di lahan suboptimal ternyata mampu mencapai 0,75 ton. "Hal itulah yang semestinya dijadikan fokus oleh para penyuluh untuk mengembangkan pertanian pada lahan suboptimal," katanya.

Menurut hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pertanian potensi produktivitas lahan pertanian suboptimal di Kabupaten Tanggamus Lampung mencapai 10,6 ton gabah kering panen (GKP) per hektare, sedangkan di Cilegon Banten sebanyak 9,8 ton/ha.

Sementara itu produktivitas padi pada lahan suboptimal yang dibudidayakan petani sebanyak 2,5 ton per hektare sedangkan yang dikembangkan Badan Litbang mencapai 4-6 ton per hektare.

"Berarti ini masih ada peluang untuk meningkatkan produktivitas pertanaman pada lahan suboptimal," kata Rusman.

Pada kesempatan itu,Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Penyuluh Pertanian Ato Suprapto menyatakan, pihaknya akan menyiapkan tenaga penyuluh pertanian untuk daerah-daerah pertanian suboptimal. "Sebagai upaya tersebut akan dilakukan pelatihan secara bertahap kepada para penyuluh untuk mendampingi dan mengawal pertanian di lahan suboptimal," katanya.

Menteri Pertanian Suswono, Senin (20/2), menyatakan, untuk mencapai target produksi padi sebesar 72,03 juta ton GKG pada 2012 diperlukan dukungan penyuluhan melalui kegiatan pengawalan dan pendampingan penyuluh di lokasi Sekolah Lapang Pertanian Tanaman Terpadu (SLPTT) dan System Rice of Intensification (SRI).

Selain itu juga pemberdayaan petani melalui demfarm atau denplot pertanaman padi di lokasi swadaya murni petani dan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K). (ant)
Baca Juga
Jumat, 11 Mei 2012 07:32 WIB
Pertanian Perkotaan Kembangkan Produk Organik
Selasa, 08 Mei 2012 08:10 WIB
Lima Sektor Dorong Pertumbuhan Ekonomi Aceh
 
Kirim Komentar
Nama Anda
E-mail
Komentar Anda
Kode Sekuriti
 
 
 
 
Pencarian Berita
 
Baca e-paper
Harian Medan Bisnis
Jumat, 18 Mei 2012
 
Stock Exchange
Nama Bursa Nilai   Perubahan
DJIA 12,551.00 -23.00
JSX 3,980.50 -65.15
NASDAQ 2,874.04 -19.72
NIKKEI 8,876.59 75.42
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Jenis Lokasi Harga (Rp)
CPO Rotterdam,MEDAN 8,737 Rp/Kg
Karet TSR 20 SINGAPURA, Palembang 30,587 Rp/Kg
Kopi Arabika New York, Medan 0 Rp/Kg
Kopi Robusta LONDON, Lampung 18,883 Rp/Kg
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Jenis Emas Harga (Rp)
24 Karat Rp. 469,000
22 Karat Rp. 466,000
18 Karat [75 %] Rp. 351,750
17 Karat [70 %] Rp. 328,300
Last Update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 
Mata Uang Jual Beli
USD 9,490.00 9,265.00
SGD 7,499.30 7,286.30
HKD 1,225.10 1,189.60
GBP 15,155.65 14,787.35
AUD 9,423.75 9,153.65
JPY 118.86 114.70
Last update: 18 Mei 2012 06:00 WIB
 

Oleh. Tony, SH, M.Kn

Oleh. Dr. Surya Hartanto

Oleh. Rudy Rachman, MBA

Oleh. Darmin, SE, MBA
MOBIL DIJUAL MOBIL - # DAIHATSU #
BURSA RUMAH DAIHATSU PAKET DP & ANGSURAN RINGAN - DIJUAL Rmh Baru - DIJUAL CEPAT - DIJUAL 1 UNIT RUKO - RUMAH DIJUAL
TANAH DIJUAL TANAH
LOWONGAN
RUPA-RUPA AL – MUHAJIR WATER - Kirim Barang Pindah dan Mobil Via Kargo Laut Kompas Express
 
copyright ©2010 Harian Medan Bisnis
all rights reserved