User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,165.00 12,185.00
SGD 9,362.00 9,392.70
JPY 103.23 103.85
MYR 3,613.80 3,653.51
CNY 1,977.60 1,989.75
THB 368.65 373.16
HKD 1,568.50 1,572.05
EUR 15,194.15 15,244.75
AUD 10,407.15 10,449.95
GBP 19,192.75 19,249.95
Last update: 27 Nov 2014 09:00 WIB
Agribisnis
Rabu, 06 Feb 2013 08:21 WIB - http://mdn.biz.id/n/11146/ - Dibaca: 589 kali
Potensi Ekspor 59.000 Ton per Tahun
Jepang akan Bangun Industri Pengolahan Sayur Beku di Sumut
MedanBisnis - Medan. Pengusaha asal Kota Ibaraki Jepang menyatakan minatnya membangun industri pengolahan sayur beku (frozen) di Sumatera Utara (Sumut). Ketertarikan ini karena melihat produk sayur-sayuran dari Sumut cukup diminati dan potensinya juga masih sangat besar.
"Mereka sudah melakukan penjajakan investasi pendirian industri pengolahan sayur beku (frozen) di Sumut. Selama ini juga 100% sayur beku diekspor ke Jepang dan hanya sebagian ke pasar Singapura," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut Bidar Alamsyah, melalui Kepala Seksi Hasil Pertanian dan Pertambangan Disperindag Sumut Subdis Perdagangan Luar Negeri, Fitra Kurnia, kepada MedanBisnis, Selasa (5/2).

Menurutnya, pengusaha asal Jepang ini akan berinvestasi dalam bentuk penyediaan bibit unggul, penanaman/perawatan, pasca panen serta bantuan peralatan. "Pengusaha Jepang ini melihat kalau potensi pasar sayur sangat besar. Bahkan, ke Jepang sendiri ada potensi ekspor sayur sekitar 59.000 ton per tahun. Tentu sangat sayang jika tidak dilirik. Nah, pengusaha asal Jepang ini akan melakukan kerja sama dengan petani di Sumut dan pemerintah kabupaten/kota yang akan menyediakan lahan," katanya.

Namun, lanjut Fitra, lahan tersebut harus yang 100% tanpa masalah hukum. Sebab, investor asal Jepang ini tidak mau tersangkut hukum atau pun bermasalah ke depannya.
Menurut dia, sepanjang tahun 2012, total ekspor sayur Sumut hanya sebesar 62.000 ton ke seluruh negara. "Masih sangat besar potensinya dan ini harus dikembangkan. Kalau kerja sama ini berhasil, bukan hanya menambah nilai ekspor Sumut tapi juga akan bisa menambah pasar," kata Fitra.

Apalagi, tambahnya, ekspor selama ini masih dilakukan dalam bentuk tradisional (non kontainer). Kerja sama ini kata dia, sebelumnya sudah dilakukan dengan Dairi dan Berastagi, dan menghasilkan sayur jenis horenzo (bayam Jepang), ubi manis dan lobak. Namun, fokus kali ini adalah kota Siborong-borrong Tapanuli Utara.

Bahkan, Bupatinya sangat interest dan menyambut rencana ini. Memang, syarat yang diajukan harus melakukan penanaman di dataran tinggi dan sejuk. Dan, ketiga daerah ini merupakan yang paling potensial di Sumut.

Staf ahli Walikota Ibaraki Jepang, Kiyoshi Ishikawa, mengatakan, Sumut memiliki potensi yang luar biasa untuk industri sayur. Alam tropis, tanah subur dan letak yang dekat dengan Singapura dan Malaysia juga menjadi alasan Delegasi Prefektur Ibaraki ini tertarik menjajaki investasi di Sumut.

"Potensi pasar sayur di Jepang ada di kisaran 59.000 ton per tahun, sementara potensi pasar Singapura 40.000 ton per tahun. Kalau dengan kerja sama ini kita bisa memenuhi kedua pasar ini, tentu akan menimbulkan dampak yang saling menguntungkan untuk kedua negara," katanya.
Ia mengatakan, pasar sayur di Singapura menjadi target, karena selain penduduknya yang gemar mengonsumsi sayur, wisatawan Singapura yang sangat besar juga menjadi target pasar.

Menurut salah satu anggota Delegasi, Taichi Hayashi, yang merupakan CEO dari Kamejirushi Ltd, market share grup perusahan dan seluruh jaringan retail mereka di seluruh Jepang 9.000 ton per tahun. Sehingga dengan adanya perluasan investasi di Sumut, target mereka akan menaikkan pangsa pasar mereka di Jepang dan juga melakukan ekspansi pasar ke Singapura.
(ant/elvidaris simamora)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook