User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
Ex. Pemudik
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,550.00 11,600.00
SGD 9,298.70 9,355.70
JPY 113.36 114.20
MYR 3,625.59 3,665.51
CNY 1,861.30 1,878.25
THB 361.65 365.75
HKD 1,489.90 1,497.25
EUR 15,550.95 15,642.65
AUD 10,855.85 10,937.75
GBP 19,615.45 19,724.75
Last update: 26 Jul 2014 09:00 WIB
Headline News
Kamis, 07 Mar 2013 06:44 WIB - http://mdn.biz.id/n/16555/ - Dibaca: 724 kali
Unilever Beli Lahan 18 Ha di Sei Mangkei
PENANDATANGANAN PERIKATAN JUAL BELI Dirut PTPN3 Megananda Daryono melakukan penandatanganan perikatan jual beli lahan antara PTPN3 dengan PT Unilever Oleochemical Indonesia (PT UOI) untuk kavling M, N, R, S seluas 18 ha di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei seluas 18 hektare dengan nilai investasi Rp 1,4 triliun di Aula PTPN3, Jalan Sei Batanghari Medan, Rabu (5/3). Komisaris PT Unilever Oleochemical Indonesia (PT UOI), Sancoyo Antarikso mengatakan, dari kesepakatan ini akan menyerap 600 tenaga kerja.(medanbisnis/ist)
MedanBisnis - Medan. Pembangunan kawasan industri berbasis kelapa sawit yang potensial di Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun Propinsi Sumatera Utara akan segera terwujud secepatnya. Hal ini ditandai penandatanganan jual beli lahan antara PTPN3 dengan PT Unilever Oleochemical Indonesia (PT UOI) untuk kavling M, N, R, S seluas 18 ha di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.
Penandatanganan dilakukan oleh Megananda Daryono selaku Direktur Utama PTPN3 dan Sancoyo Antarikso selaku Komisaris PT Unilever OI, Selasa (5/3) di Aula PTPN3 di Jalan Sei Batanghari, Medan. "Kami sangat bersyukur PTPN3 dan PT UOI telah resmi menandatangani MOU pengikatan dan penyerahan penggunaan tanah kavling di KEK Sei Mangkei," kata Megananda Daryono.

Dikatakan oleh Megananda, rencananya PT Unilever OI akan membangun pabrik oleokimia, yakni surfaktan, soap, noodles dan fatty acid mulai April 2013 mendatang. Pembangunan tersebut akan memakan masa konstruksi selama 18 bulan.

Menurutnya, investasi ini akan sangat menguntungkan karena nantinya, PT Unilever OI, dalam operasionalnya, membutuhkan bahan baku 175.000 ton crude palm kernel oil (CPKO) per tahun. Kebutuhan tersebut, katanya, bisa dipenuhi dari produksi PTPN3 maupun swasta dan masyarakat karena pihak dari PT UOI juga akan menerima pasokan CPKO dari banyak pihak mengingat besarnya kebutuhan. "Investasi nilai totalnya mencapai Rp 1,4 triliun," katanya.

Dengan demikian, terjadi multiplier effect, di mana masyarakat terdorong memacu produksinya karena dari sisi pemasaran sudah sangat terbantu sehingga tidak perlu lagi mengekspornya. "Kalau sudah ada di sini, berarti pemasaran juga semakin mudah," katanya.

Sementara Sancoyo Antarikso mengatakan penandatanganan perikatan jual beli lahan antara PTPN3 dengan PT Unilever Oleochemical Indonesia (PT UOI) akan membuka lapangan kerja yang cukup besar. "Dari investasi ini nantinya akan ada sekitar 600 tenaga kerja yang bisa diserap secara bertahap untuk pabrik oleochemical ini," ujarnya.

Untuk diketahui, sebagai BUMN perkebunan, PTPN3 dan PTPN4 sebagai BUMN perkebunan juga telah menandatangani MOU pembangunan pabrik oleochemical di kawasan yang sama pada tanggal 8 Mei 2012 lalu. Di bulan Desember 2012 PTPN3 juga resmi memulai investasinya untuk pembangunan pabrik gula bersama PTPN9 dan 12 di Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Pembangunan pabrik gula tersebut ditujukan untuk mendukung pencapaian swasembada gula nasional, selain untuk kepentingan konsumsi rumah tangga juga kebutuhan gula bagi industri.(dewantoro)
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook