User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,175.00 12,205.00
SGD 9,523.60 9,563.65
JPY 110.66 111.24
MYR 3,709.10 3,748.63
CNY 1,977.70 1,991.50
THB 375.15 379.26
HKD 1,567.10 1,571.90
EUR 15,347.85 15,411.35
AUD 10,563.05 10,613.55
GBP 19,691.85 19,790.55
Last update: 01 Okt 2014 09:00 WIB
Umum
Senin, 25 Mar 2013 09:21 WIB - http://mdn.biz.id/n/19918/ - Dibaca: 268 kali
Gatot Nilai Gugatan ke MK Sarat Rekayasa
MedanBisnis - Medan. Calon Gubernur Sumut terpilih, Gatot Pujo Nugroho, memohon doa dan dukungan atas kemenangan pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi (GanTeng) pada Pilgubsu 7 Maret 2013, yang menuai gugatan Mahkamah Konstitusi (MK) oleh pasangan Effendi Simbolon-Djumiran Abdi (ESJA).
Gatot yakin MK akan bertindak secara profesional dan sesuai hukum yang berlaku. Berdasarkan pantauannya, bukti kecurangan yang diajukan pasangan ESJA ke MK sangat kental nuansa rekayasa.

"Kami percaya Mahkamah Konstitusi akan bertindak secara profesional dan sesuai hukum yang berlaku, karena dalam pantauan saya bukti kecurangan yang diajukan ke MK sangat kental nuansa rekayasanya. Saya yakin hakim MK jeli akan hal itu," katanya.

Hal itu dikatakan Gatot pada syukuran bersama relawan As-Shaf, di Aula Quba, Asrama Haji, Jalan AH Nasution, Medan, Jumat (22/3). Gatot yang tiba didampingi istri tercintanya Hj Sutias Handayani saat itu disambut lantunan shalawat badar.

Suasana keakraban penuh hangat terasa kental ketika Gatot menyalami dan memeluk erat seluruh relawan yang menyambutnya.

Hadir dalam acara Ketua Relawan As-Shaf M Nasir LC MA, sesepuh Al-Wasliyah H Nizar Syarif, Pengurus Besar Al Wasliyah Drs Lukman Hakim Hasibuan, Pimpinan Wilayah Al Washliyah H Hasbullah Hadi SH MKn, Ketua Majelis Pendidikan PW Al-Wasliyah H Ismail Efendi, Anggota Muslimat Al Wasliyah dan ratusan undangan lainnya.

Gatot yang kini menjabat sebagai Gubsu menggantikan Syamsul Arifin mengucapkan terima kasih kepada seluruh Relawan As-Shaf yang telah bekerja keras memenangkan dirinya dalam Pilgubsu.
"Saya bersyukur kepada Allah SWT yang telah memenangkan saya dan jadi Gubsu melalui bantuan para relawan, termasuk Relawan As-Shaf," katanya yang disambut tepukan dari seluruh hadirin.

Menutup sambutannya Gatot meminta masukan dan kritik atas kepemimpinannya. "Saya dan Tengku Erry Ibarat pasangan suami istri. Untuk itu saya mohon doa dan dukungan dari saudara semua agar kepemimpinan kami nantinya tetap harmonis. Bantulah kami mewujudkan Sumut ini menjadi lebih baik sesuai yang kita harapkan bersama," katanya.

Pada acara syukuran yang digelar Forum Silaturahim Salimah Medan Helvetia, Minggu (24/3), di Masjid Al-Muhajirin, Jalan Kamboja 12 Blok IV Perumnas Helvetia, Medan, Gatot mengungkapkan bahwa kemenangan Ganteng selain dari dukungan, juga tak lepas dari doa dan pertolongan Allah SWT.

Dituturkannya, kemenangannya sendiri tak luput dari tantangan dan fitnah, tapi begitu pun dia menyikapinya dengan berserah diri kepada Allah.

Rapat pleno KPUD Sumut, Kamis (15/3), menetapkan pasangan Ganteng sebagai pemenang Pilgubsu dengan 33% atau 1.604.337 suara. Sementara, ESJA berada di urutan kedua meraih 1.183.187 suara atau 24,34%.

ESJA tidak menerima hasil pilgubsu dan mengugat ke MK. Ketua tim kuasa hukum pasangan ESJA, Arteria Dahlan, menyatakan, pihaknya memiliki bukti-bukti kecurangan dan kesalahan KPU, seperti dugaan manipulasi pemilih yang berhak pemilih yang tidak jelas eksodus pemilih dari daerah luar/adalah pemilih yang memilih lebih dari satu kali.

Selain itu, katanya Arteria, ada dugaan kecurangan yang diduga dilakukan pasangan incumbent Gatot Pujo Nugroho, berupa menjadikan pemilih yang tidak berhak dapat memilih/money politics, penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang, seperti bansos (bantuan sosial).

"Kita menolak hasil perhitungan yang dilakukan KPUD, karena tidak ada hasil perhitungan di tingkat kabupaten/kota yang sama dengan perhitungan di tingkat provinsi," ujarnya. ( benny pasaribu)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook