User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,165.00 12,185.00
SGD 9,362.00 9,392.70
JPY 103.23 103.85
MYR 3,613.80 3,653.51
CNY 1,977.60 1,989.75
THB 368.65 373.16
HKD 1,568.50 1,572.05
EUR 15,194.15 15,244.75
AUD 10,407.15 10,449.95
GBP 19,192.75 19,249.95
Last update: 27 Nov 2014 09:00 WIB
Aceh Bisnis
Kamis, 28 Mar 2013 07:42 WIB - http://mdn.biz.id/n/20496/ - Dibaca: 385 kali
Bireuen Prioritaskan Budidaya Udang
MedanBisnis - Bireuen. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bireuen memprioritaskan peningkatan produksi udang, kerapu dan bandeng di sektor budidaya. Sementara di sektor ikan tangkap memberikan bantuan boat yang memadai kepada nelayan melalui kelompok nelayan.
Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Bireuen, Jafar Ibrahim, Rabu (27/3) mengatakan, budidaya udang, kerapu dan bandeng dikembangkan di Kecamatan Jangka, Simpang Mamplam, Peudada dan kecamatan lain yang memiliki potensi areal mendukung.

"Selama ini benih kerapu didatangkan dari Bali dengan jumlah pasokan satu hingga dua juta ekor per bulan, tetapi baru-baru ini ada investor yang melakukan pemijahan benih kerapu di Gandapura, yang mampu menghasilkan 8.000 benih per bulan," ujar Jafar.

Selain budidaya udang, kerapu dan bandeng di sejumlah kecamatan, DKP melakukan pembinaan budidaya ikan air tawar (payau) yang dikembangkan di sejumlah lokasi. "Hasil ikan budidaya sudah lumayan, tetapi perlu terus ditingkatkan," lanjut Jafar.

Di sektor ikan tangkap, tahun 2013 Pemkab Bireuen menyerahkan sedikitnya 10 unit boat berkekuatan 40 GT kepada kelompok nelayan. Nantinya boat langga yang berukuran relatif besar akan mendukung aktivitas nelayan dalam meningkatkan hasil tangkap.

"Selama ini para nelayan di Bireuen kurang maksimal dalam mencari dan menangkap ikan, sebab belum semuanya didukung boat dan alat tangkap yang memadai. Makanya ke depan sebaiknya semua boat nelayan berupa boat yang relatif besar," jelas Jafar.

Dalam hal investasi bidang perikanan, Jafar mengatakan, kini sudah ada dua investor yang menanamkan modalnya di Bireuen yaitu untuk usaha pemijahan benih ikan kerapu di Gandapura dan pengembangan udang panamae di Kecamatan Peudada. ( murdeli )
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook