User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. Suarez
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,885.00 11,915.00
SGD 9,407.20 9,446.70
JPY 110.83 111.43
MYR 3,681.57 3,720.65
CNY 1,928.80 1,941.95
THB 365.93 370.05
HKD 1,533.20 1,537.60
EUR 15,378.05 15,441.95
AUD 10,734.55 10,785.55
GBP 19,285.85 19,359.55
Last update: 16 Sep 2014 09:00 WIB
Terkini
Senin, 15 Apr 2013 10:19 WIB - http://mdn.biz.id/n/23725/ - Dibaca: 967 kali
Gesek Tunai si 'Kartu Sakti'
Ternyata Gestun Kartu Kredit Masih Marak
MedanBisnis - Jakarta. Bank Indonesia (BI) telah menetapkan tingkat suku bunga kartu kredit tidak boleh lebih dari 2,95% per bulan. Termasuk jika kartu kredit tersebut dilakukan penarikan tunai melalui ATM.
Meskipun begitu, masih banyak nasabah yang justru melakukan gesek tunai alias gestun di berbagai merchant. Mengapa?

"Konsumen bukan orang bodoh. Pastinya kita lebih memilih untuk tarik tunai di merchant karena lebih praktis, simple dan murah," tutur Martin, seorang pengusaha rental mobil yang masih sering melakukan gestun , Senin (15/4).

Lebih murah? Bagaimana perhitungan Martin?

"Jelas lebih murah, jika kita belanja rata-rata bunga kartu kredit itu 2,5% nah kita kalau gestun ya kena bunga segitu. Paling hanya bayar administrasi saja dan tak ada biaya lain," lanjut Martin yang memegang 3 kartu kredit ini.

Menurut Martin, jika memang tarik tunai dilakukan secara 'legal' atau via mesin ATM maka akan ada banyak biaya yang tanpa disadari oleh nasabah.

"Sebut saja administrasi sekitar Rp 50.000 sampai Rp 100.000 dan bunga tarik tunai yang lebih besar yakni 2,95%," jelas Martin.

Alasan logis seperti inilah yang memberikan sinyal kepada pebisnis ulung untuk memanfaatkan peluang sehingga bisnis gesek tunai marak di seluruh kota besar di Indonesia. Semakin berkembang penggunaan kartu kredit di sebuah kota, semakin menjamur bisnis tarik tunai kartu kredit seperti ini.

"Tidak bisa dihentikan atau ditiadakan. Toh kita nasabah juga butuh," tutur Martin.

Penelusuran di lapangan, memang banyak sekali merchant seperti toko elektronik hingga emas yang masih menyediakan jasa gestun. Jangankan mencari langsung, dengan menggunakan internet ternyata banyak sekali yang menawarkan skema gestun secara langsung. (dtf)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook