User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
GGRM 1,325 2.04%
UNTR 725 3.26%
ITMG 700 4.3%
Last update: 02 Des 2016
Efek Pencetak Rugi (RPH)
TBIG -275 -5%
INDF -250 -3.25%
TOWR -170 -4.42%
Last update: 02 Des 2016
Volume Terbesar
MYRX 1,618,938,496
BEKS 1,524,362,496
ARTI 873,186,304
Last update: 02 Des 2016
Transaksi Tertinggi
BBCA 403,992,217,500
TLKM 269,094,041,000
MYRX 262,461,039,500
Last update: 02 Des 2016
Efek Teraktif
ARTI 10,939 Freq
BEKS 10,842 Freq
TLKM 10,026 Freq
Last update: 02 Des 2016
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,456.00 13,592.00
SGD 9,428.91 9,525.54
JPY 11,813.87 11,934.32
MYR 3,018.73 3,052.67
CNY 1,955.98 1,975.75
THB 377.02 381.16
HKD 1,734.98 1,752.54
EUR 14,353.52 14,499.95
AUD 9,984.35 10,089.34
GBP 16,950.52 17,123.20
Last update: 02 Des 2016 11:06 WIB
Keuangan & Perbankan
Kamis, 16 Mei 2013 06:11 WIB - http://mdn.biz.id/n/29453/ - Dibaca: 483 kali
Suku Bunga Penjaminan LPS Tetap
MedanBisnis - Jakarta . Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan tingkat bunga penjaminan pemerintah periode 15 Mei - 14 September 2013 tidak berubah, karena masih sesuai dengan kondisi perekonomian nasional.
Sekretaris Perusahaan LPS Samsu Adi Nugroho di Jakarta, mengatakan tingkat suku bunga penjaminan di bank umum untuk simpanan dalam mata uang rupiah sebesar 5,5% dan dalam bentuk valuta asing (valas) sebesar 1%.

Sementara suku bunga penjaminan pemerintah atas simpanan masyarakat di bank perkreditan rakyat (BPR) tetap sebesar 8%.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (DGBI) sebelumnya mempertahankan tingkat BI rate sebesar 5,75% yang dianggap masih konsisten dengan target inflasi 2013 dan 2014 berkisar 3,5% - 5,5%.

Meski demikian, Bank Indonesia mewaspadai tekanan inflasi yang berasal dari kenaikan ekspektasi inflasi, terkait rencana kebijakan BBM yang akan ditempuh Pemerintah dan akan melakukan penguatan operasi moneter melalui penyerapan likuiditas.

Penguatan operasi moneter tersebut juga dimaksudkan untuk mendukung kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan tingkat fundamentalnya dan didukung dengan langkah-langkah lanjutan untuk pendalaman pasar keuangan, khususnya pasar valuta asing, antara lain dengan mempublikasikan kurs referensi "spot" rupiah/dolar Amerika Serikat (AS) di pasar domestik dalam waktu dekat.

Ke depan, Bank Indonesia akan mewaspadai sejumlah risiko terhadap tekanan inflasi maupun nilai tukar, dan akan menyesuaikan respon kebijakan moneter bila diperlukan.

Selain itu, koordinasi bersama pemerintah terus diperkuat dengan fokus pada upaya meminimalkan potensi tekanan inflasi dan mengelola defisit transaksi berjalan. (ant)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!