User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
Ex. RI atau Jepang
 
Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,145.00 12,165.00
SGD 9,340.10 9,371.50
JPY 102.90 103.52
MYR 3,612.89 3,651.49
CNY 1,974.60 1,986.55
THB 368.38 372.89
HKD 1,565.70 1,569.25
EUR 15,136.35 15,186.85
AUD 10,364.55 10,407.25
GBP 19,071.35 19,128.35
Last update: 26 Nov 2014 09:00 WIB
Politik
Sabtu, 27 Jul 2013 10:01 WIB - http://mdn.biz.id/n/42722/ - Dibaca: 246 kali
36 Formulir di Hari Pertama
Bersaing Menuju Komisioner, Tugas Akhir Tetap Dikerjakan
MedanBisnis - Medan. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta konsisten melaksanakan tugas di akhir periode. Persaingan menuju Komisioner periode 2013-2018 jangan mengganggu pelaksanaan tahapan pemilihan umum, legislatif juga kepala daerah yang sedang berlangsung.
"Komisioner aktif KPU Sumut dan kabupaten/serta kota harus tetap mengutamakan profesionalisme. Boleh berkompetisi, tapi tugas harus tetap dilaksanakan," kata pengamat politik Warjio, Kamis (25/7).

Hal itu disampaikanya mengingat kompetisi menuju KPU Provinsi Sumut sudah memasuki masa pendaftaran. Tidak tertutup kemungkinan konsentrasi komisioner terbelah bahkan lebih fokus menghadapi seleksi. Selama tiga bulan tahapan seleksi, calon peserta dipasikan memperkuat kemampuan bahkan, kemungkinan upaya lobi-lobi agar lolos seluruh tahapan seleksi.

"Jangan terjebak pada pragmatisme, untuk mendapatkan kedudukan itu. Profesinalisme itu harus dijunjung untuk kepentingan masyarakat luas," sebutnya.

Anggota KPU Sumut, Rajin Sitepu memastikan, tidak ada dampak negatif dan mengganggu penyelengaraan pemilihan umum, meskipun lima komisioner KPU Sumut bakal bersaing di tahapan seleksi ini.

"Prinsipnya, mendahulukan kepentingan umum dan masyarakat. Jadi, tugas melaksanakan tahapan tetap berjalan, tidak ada masalah. Kalau ini (seleksi-red) kan cenderung kepentingan pribadi," sebutnya.

Sisi lain, lamanya KPU Pusat membentuk timsel -- diumumkan 3 bulan sebelum akhir jabatan KPU Sumut -- memberi dampak baik. Rentang waktu antara akhir jabatan 23 September 2013 dengan pengumuman hasil seleksi tidak panjang.

"Kalau cepat tahu siapa lolos, kan bisa mengganggu kinerja. Kita manusia, bukan malaikat, sedikit banyak akan mempengaruhi psikologi ketika mengetahui tidak terpilih kembali," sebutnya.
Senada disampaikan Nurlela Djohan. "Tahapan besar sudah dituntaskan, sekarang tinggal menjalankan tahapan yang ringan. Jadi tidak ada kendala," sebutnya.

Tahapan besar dimaksud, masa pencalonan dan pemutakhiran data pemilih. Sekarang, proses perbaikan daftar pemilih sementara (DPS) sudah berjalan di tingkat kelurahan. "Kemarin itu, saat tahapan pencalonan dan penetapan DPS aktifitas padat dan penuh tekanan. Sekarang lebih ringan, jadi tidak mengganggu proses seleksi," kata Nurlela.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lima komisioner KPU Sumut bakal bersaing mempertahankan kedudukan komisioner selama 5 tahun ke depan. Selain sesama komisioner di tingkatan sama, mereka juga bersaing dengan komisioner kabupaten/kota se Sumut dan peserta umum.

36 Formulir di Hari Pertama
Sementara, hari pertama dibukanya pendaftaran calon anggota KPU Sumut, sebanyak 36 formulir sudah dikeluarkan panitia seleksi yang diminta calon peserta.
"Hari ini sudah ada 36 orang yang mengambil formulir," kata seorang staf tim seleksi di Sekretariat Timsel, menunjukkan buku tamu kepada wartawan, sebelum menutup pendaftaran di hari pertama di Gedung Kwarda Pramuka Sumut, Jalan Maulana Lubis.

Berdasarkan buku tamu itu, seorang komisioner KPU Sumut, Djamaluddin Rambe menjadi orang ke-7 yang mengambil formulir. Sedang mantan komisioner KPU Sumut periode 2003 - 2008 Tonny P Situmorang mengisi buku tamu nomor urut ke-17.

Ketua Tim Seleksi KPU Sumut, Prof Sya'ad Afifudin Sembiring sendiri menyebutkan, masuknya nama-nama anggota KPU yang masih aktif tidak akan memberikan pengaruh apa-apa bagi teknis seleksi. Ia memastikan semua pendaftar akan menjalani proses yang sama. "Jadi mereka semuanya juga tetap memulai seleksi sejak dari awal, mulai dari nol lagi," katanya.(edward f bangun)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook