User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Efek Pencetak Laba (RPH)
UNTR 825 3.75%
BRAM 800 12.9%
UNVR 800 1.94%
Last update: 24 Jan 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
PTBA -400 -3.42%
ITMG -325 -2.15%
BLTZ -200 -2.5%
Last update: 24 Jan 2017
Volume Terbesar
ENRG 5,616,708,096
MYRX 1,236,487,936
BUMI 1,192,319,872
Last update: 24 Jan 2017
Transaksi Tertinggi
BUMI 561,502,486,528
TLKM 444,253,732,864
ENRG 338,556,157,952
Last update: 24 Jan 2017
Efek Teraktif
ENRG 25,121 Freq
BUMI 13,346 Freq
LMAS 12,454 Freq
Last update: 24 Jan 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,263.00 13,397.00
SGD 9,361.90 9,457.82
JPY 11,750.69 11,877.83
MYR 2,989.86 3,022.11
CNY 1,940.99 1,960.60
THB 376.68 380.70
HKD 1,709.83 1,727.13
EUR 14,273.64 14,423.21
AUD 10,078.55 10,193.78
GBP 16,633.13 16,803.86
Last update: 24 Jan 2017 11:03 WIB
Spektrum
Minggu, 04 Des 2016 08:04 WIB - http://mdn.biz.id/n/271712/ - Dibaca: 413 kali
Omzet 150 Juta Per Bulan dari Susu
Susu Segar
Sebelum mengibarkan bendera Mooza Milk, Muhammad Achyat El Basyar (29 tahun) mengawali usaha susu kemasan pada 2013. Modalnya adalah 4 liter susu yang diperoleh dari peternakan susu sapi miliknya sendiri di Pekalongan, Jawa Tengah.
Awalnya hanya sebatas menjual dalam kemasan plastik biasa ke sekitar warga di rumahnya. Namun, melihat antusiasme dan sambutan konsumen di sekitar yang hangat, Achyat mulai memikirkan cara terbaik untuk menyajikan susu segar kepada konsumennya di Pekalongan.

Kemudian muncullah ide untuk mengemas susu dengan kemasan yang lebih mudah dan praktis. Bersama dengan salah satu mitra kerjanya, Sarjana Komunikasi Bisnis dan Pasar Modal dari Universitas Negeri Malang itu, mendapat tambahan modal usaha senilai Rp 100 juta. Dana tersebut ia manfaatkan untuk pengembangan bisnis, termasuk pembelian mesin susu listrik, operasional dan pemasaran.

Untuk desain kemasan dan logo Mooza Milk, Achyat bekerja sama dengan 83 Designs. Sedangkan untuk pengembangan pasar di luar Pekalongan dan Jawa Tengah, menggandeng Usaha Kreatif Mandiri Shakaro Foundation (UKM SF) yang bermarkas di Jakarta.

Dalam waktu kurang lebih tiga bulan sejak pengembangan tersebut, bahan bakunya bertambah. Dari hanya 4 liter susu per hari, menjadi 150 liter susu per hari. Dengan kapastias susu dalam kemasan mencapai 750 botol yang siap diedarkan setiap harinya di wilayah Jawa Tengah dan Jabodetabek.

"Alhamdulillah, setiap hari kami bisa mengantongi omzet sebesar Rp 5 juta sehari. Pencapaian ini terus kami syukuri dan tidak lupa untuk menunaikan shalat minimal dua rakaat sebelum memulai usaha," jelas Achyat memberi resep proses produksi Mooza Milk.

Supaya menjamin kesegaran dan mengurangi bakteri jahat masuk ke dalam susu. Mooza Milk menggunakan proses pemanasan susu dengan mesin pasteurisasi listrik. Cara kerjanya dengan memasak susu dengan suhu rendah, kemudian setelah mencapai suhu 70 derajat celcius, susu dikejut menggunakan listrik ber tenaga 50 ribu volt.

Dengan cara tersebut membuat bakteri tidak bisa berkembang dalam susu maupun dari luar susu, sehingga menjamin kandungan gizi yang utuh dalam susu. Setelah proses pasteurisasi, susu dicampur dengan pasta minuman dengan standar food grade dengan aneka rasa yang spesial. (swa)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!