User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Efek Pencetak Laba (RPH)
GGRM 1,200 1.83%
RDTX 1,100 14.86%
PLIN 760 18.91%
Last update: 30 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
AMFG -350 -5%
BBNI -225 -3.41%
SMGR -225 -2.48%
Last update: 30 Mar 2017
Volume Terbesar
SRIL 3,450,991,872
MYRX 2,166,923,520
BKSL 418,262,400
Last update: 30 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
SRIL 1,205,523,931,000
BBCA 324,086,035,000
ASII 324,029,582,500
Last update: 30 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 53,180 Freq
TRAM 10,505 Freq
KBLI 9,623 Freq
Last update: 30 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,249.00 13,383.00
SGD 9,486.61 9,588.05
JPY 11,896.38 12,022.10
MYR 2,995.48 3,029.20
CNY 1,923.24 1,942.69
THB 383.92 388.03
HKD 1,704.97 1,722.24
EUR 14,237.38 14,386.73
AUD 10,150.06 10,254.05
GBP 16,481.76 16,649.79
Last update: 30 Mar 2017 11:20 WIB
Interaktif Bisnis
Kamis, 05 Jan 2017 06:56 WIB - http://mdn.biz.id/n/276639/ - Dibaca: 377 kali
Hutan Adat Terjaga Masyarakat Sejahtera
Pengakuan Hutan Adat Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri KLH Siti Nurbaya (kedua kanan) dan Mendagri Tjahjo Kumolo (kedua kiri) menyerahkan Surat Keputusan Pengakuan Hutan Adat kepada perwakilan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Pandumaan Sipituhuta Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut, James Sinambela (kiri) pada acara Pencanangan Pengakuan Hutan Adat Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, kemarin. (antara foto/widodo s. jusuf)
Robert menyambut baik penyerahan hutan adat kepada masyarakat adat. Katanya itu kebijakannya bagus, namun perlu di buat aturan khusus tentang pemanfaatannya kedepan. Dikhawatirkan akan berubah menjadi areal pemukiman, perladangan bahkan mungkin kawasan tambang.
"Karena masyarakat merasa 100 persen lahan itu bukan milik pemerintah lagi dan 100 persen sesuka hati masyarakat mau buat apa saja," tulisnya.

Menurut Anita Sari hutan adat seharusnya dijaga kelestariannya, sehingga dapat dimanfaatkan hingga generasi berikutnya. Karena banyak juga hutan ada di Indonesia yang juga rusak dan tak terjaga dengan baik. Mereka tergoda untuk menebang dan menjual kayunya. Padahal banyak kekayaan hutan yang bisa dimanfaatkan selain kayu.

"Dengan hutan terjaga kita dapat mendapatkan sumber air bersih yang berlimpah, keindahan alam, flora dan fauna yang terjaga, juga beragam buah-buahan yang dapat dimanfaatkan..jagi jangan ambil kayunya, biar hutan lestari hingga anak cucu," katanya.

Namun, Kamaruzzaman Persein berpendapat, penyerahan hutan adat itu bisa berarti dua hal, pertama bermanfaat untuk masyarakat adat dan masyarakat pada umumnya, jika dikelola sebaik-baiknya secara bersama-sama untuk dimanfaatkan bersama juga. Namun bisa juga menjadi sumber bencana jika tidak dikelola dengan baik dan menimbulkan perpecahan atau menjadi ajang rebutan kepentingan individu.

"Karena itulah menjadi tantangan masyarakat adat untuk tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan," pesannya.

Sementara itu, Janes berharap masyarakat adat tidak terjebak dalam kegembiraan atau euphoria yang berlebihan. Sehingga hanya fokus untuk mengambil manfaat dari hutan adat Tombak Haminjon (Kemenyan) di Desa Padumaan Sipituhuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) itu. Sehingga melupakan apa yang seharusnya akan dilakukan selanjutnya untuk melestarikan hutan adat. Sehingga hutan adat benar-benar terjaga kelestariannya, tidak hanya saat ini, tapi sampai generasi berikutnya.

"Karena jika hutan lestari akan banyak manfaat yang bisa diambil masyarakat, tidak hanya saat ini tapi oleh generasi mendatang juga. Seperti ketersediaan sumber air bersih yang memadai, terhindar dari bencana alam, buah-buahan asli daerah yang melimpah, dan berbagai hasil hutan lainnya. Jadi hutan lestari masyarakat sejahtera," harapnya.
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!