User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
LPPF 550 3.58%
TCID 500 3.03%
INAF 490 14.33%
Last update: 22 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
GGRM -2,250 -2.94%
UNVR -1,300 -2.67%
ITMG -575 -3.65%
Last update: 22 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 826,170,880
BUMI 522,063,392
RIMO 350,266,304
Last update: 22 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBRI 479,685,655,000
ASII 445,684,635,000
TLKM 422,033,268,000
Last update: 22 Mei 2017
Efek Teraktif
KOBX 26,558 Freq
PGAS 13,898 Freq
BNLI 12,233 Freq
Last update: 22 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,229.00 13,361.00
SGD 9,544.04 9,640.67
JPY 11,847.57 11,971.15
MYR 3,090.89 3,125.38
CNY 1,925.67 1,944.89
THB 387.83 391.93
HKD 1,697.57 1,714.53
EUR 14,808.54 14,957.64
AUD 9,827.82 9,932.57
GBP 17,042.92 17,216.98
Last update: 26 Mei 2017 11:23 WIB
Metropolitan
Rabu, 11 Jan 2017 06:35 WIB - http://mdn.biz.id/n/277606/ - Dibaca: 144 kali
Orangtua Pedagang Asongan Mengadu ke Pemprovsu
MedanBisnis - Medan. Tidak terima anaknya ditangkap dan diperlakukan seperti layaknya gelandangan, orangtua IR (15), Koto mengadukan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Anak Pemprovsu Selasa (10/1).
Koto hadir membawa ayahnya dan juga adik IR yang juga ikut terjaring Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinsosnaker Kota Medan beberapa hari lalu.

"Saya tidak senang anak saya diperlakukan seperti gelandangan. Ditangkap seperti teroris, digunduli. Dia hanya jualan bukan pengemis," ujar Koto, di hadapan Kadis PP dan Anak Nurlela.

Dikatakan Koto, sebagai orangtua dirinya tidak bisa menghambat keinginan anaknya yang ingin mencari uang dengan berjualan di jalanan. "Saya tidak bisa terlalu keras melarangnya. Tapi saya juga tidak menyuruhnya berjualan. Ini atas keinginan mereka. Bahkan adiknya si IR menabung pendapatannya dari berjualan untuk kuliah," ujarnya.

Sementara itu, Nurlela mengaku prihatin atas kondisi yang menimpa IR dan adiknya. Hanya saja Nurlela mengaku pihaknya baru mendapat informasi sepihak. Apalagi pihak UCR Dinsosnaker Medan dalam rangka penegakan perda dengan melakukan penertiban keberadaan gepeng, pengemis dan anak jalanan.

"Kita perlu juga mendengar keterangan dari pihak URC Dinsosnaker Medan. Kita sudah janji besok (hari ini,red) akan bertemu mereka," ujarnya. (ledi munthe/irvan sugito)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!