User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
UNTR 825 3.75%
BRAM 800 12.9%
UNVR 800 1.94%
Last update: 24 Jan 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
PTBA -400 -3.42%
ITMG -325 -2.15%
BLTZ -200 -2.5%
Last update: 24 Jan 2017
Volume Terbesar
ENRG 5,616,708,096
MYRX 1,236,487,936
BUMI 1,192,319,872
Last update: 24 Jan 2017
Transaksi Tertinggi
BUMI 561,502,486,528
TLKM 444,253,732,864
ENRG 338,556,157,952
Last update: 24 Jan 2017
Efek Teraktif
ENRG 25,121 Freq
BUMI 13,346 Freq
LMAS 12,454 Freq
Last update: 24 Jan 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,263.00 13,397.00
SGD 9,361.90 9,457.82
JPY 11,750.69 11,877.83
MYR 2,989.86 3,022.11
CNY 1,940.99 1,960.60
THB 376.68 380.70
HKD 1,709.83 1,727.13
EUR 14,273.64 14,423.21
AUD 10,078.55 10,193.78
GBP 16,633.13 16,803.86
Last update: 24 Jan 2017 11:03 WIB
Wacana
Rabu, 11 Jan 2017 07:16 WIB - http://mdn.biz.id/n/277667/ - Dibaca: 97 kali
Suara Hati
Kebanyakan Kampus Humaniora
Jumlah Perguruan Tinggi (PT) berkembang pesat di Indonesia. Bahkan, menurut data Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), dalam sepuluh tahun terakhir, satu perguruan tinggi muncul di Indonesia tiap dua hari.
Pada 2005, ada 2.408 perguruan tinggi yang tercatat di Indonesia.
Jumlah ini meningkat dua kali lipat dalam kurun sepuluh tahun. Maret 2015, jumlah perguruan tinggi mencapai 4.264 di seluruh Indonesia. Sebanyak 97 persen atau sekitar 4.100 perguruan tinggi dikelola oleh swasta.

Sayangnya, pesatnya perkembangan jumlah perguruan tinggi itu tidak berbanding lurus dengan jumlah tenaga kerja terampil. Buktinya, hingga saat ini tenaga kerja Indonesia masih didominasi lulusan SD dan tidak terampil.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah angkatan kerja saat ini mencapai 127,67 juta orang. Sebesar 47,37% masih didominasi oleh lulusan SD dan SD ke bawah, berpendidikan SMTP sebesar 18,57% dan SMTA beserta SMK sebesar 25,09%. Sedangkan lulusan Diploma ke atas (DI, DII, DIII dan Universitas) hanya berjumlah 8,96%.

Sedangkan di Sumut, tenaga kerja terdidik lulusan D1 ke atas hanya 9% dari total 5,99 juta pekerja. Jenjang pendidikan SD ke bawah masih mendominasi yaitu sebesar 35%, disusul SMA sebesar 33%.

Kondisi ini membuat angkatan kerja di atas sulit bersaing secara global. Juga sangat rentan menimbulkan masalah sosial yang gawat.

Apalagi, ternyata, tenaga kerja yang lulusan perguruan tinggi itu juga sulit mendapatkan pekerjaan.

Karena ternyata, perguruan tinggi yang berkembang pesat itu didominasi fakultas dan jurusan humaniora.

Kebanyakan perguruan tinggi yang ada hanya mengambil jalan mudah dengan membuat fakultas dan jurusan humaniora, yang tidak memerlukan biaya mahal dan tidak memerlukan laboratorium yang rumit.

Pada saat yang sama, golongan muda di Indonesia juga tidak menyukai pendidikan keteknikan karena tidak mudah mengejar kemampuan dan ketrampilannya.

Akibatnya, dunia industri tidak bisa dengan mudah mendapatkan pasokan tenaga kerja berketerampilan dari pasar tenaga kerja Indonesia.

Yang ada adalah pasokan tenaga kerja tidak berketerampilan, baik dari yang hanya berpendidikan rendah maupun yang berpendidikan tinggi.

Kondisi ini menjadi penghambat tumbuhnya industri yang kini sudah menerapkan industri padat teknologi. Bahkan banyak investasi asing yang akan masuk masuk sektor industri merasa tidak layak karena dukungan kualitas tenaga kerjanya yang rendah.

Saatnya, pemerintah mendorong dunia usaha dan BUMN untuk mengembangkan dan membangun pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja berketrampilan. Termasuk mendorong tumbuhnya perguruan tinggi teknik.
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!