User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
UNTR 825 3.75%
BRAM 800 12.9%
UNVR 800 1.94%
Last update: 24 Jan 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
PTBA -400 -3.42%
ITMG -325 -2.15%
BLTZ -200 -2.5%
Last update: 24 Jan 2017
Volume Terbesar
ENRG 5,616,708,096
MYRX 1,236,487,936
BUMI 1,192,319,872
Last update: 24 Jan 2017
Transaksi Tertinggi
BUMI 561,502,486,528
TLKM 444,253,732,864
ENRG 338,556,157,952
Last update: 24 Jan 2017
Efek Teraktif
ENRG 25,121 Freq
BUMI 13,346 Freq
LMAS 12,454 Freq
Last update: 24 Jan 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,263.00 13,397.00
SGD 9,361.90 9,457.82
JPY 11,750.69 11,877.83
MYR 2,989.86 3,022.11
CNY 1,940.99 1,960.60
THB 376.68 380.70
HKD 1,709.83 1,727.13
EUR 14,273.64 14,423.21
AUD 10,078.55 10,193.78
GBP 16,633.13 16,803.86
Last update: 24 Jan 2017 11:03 WIB
Daerah
Kamis, 12 Jan 2017 07:56 WIB - http://mdn.biz.id/n/277882/ - Dibaca: 94 kali
TPA Batu Bola Belum Disetop
TPA TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Batu Bola, di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. (medanbisnis/ikhwan nasution)
MedanBisnis - Padangsidimpuan. Hingga saat ini Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batu Bola, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan masih terus dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah yang dikumpulkan dari pusat Kota Padangsidimpuan.
Padahal, TPA ini sudah tidak layak lagi dipertahankan karena masyarakat juga sudah banyak memprotes, akibat dampak yang ditimbulkan dari TPA ini sudah mencemari anak sungai yang persis berada di bawah lereng bukti TPA Batu Bola ini.

Terkait perubahan warna Sungai Batang Ayumi tercemar diduga dari limbah TPA Batu Bola di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua ini Badan Lingkungan Hidup (BLH), Kota Padangsidimpuan enggan berkentar dan milih diam.
Alasannya, dinas terkait belum bisa memberikan keterangannya tentang penyebab perubahan warna air tersebut.

"Maaf saya belum bisa memberikan keterangan saat ini," kata Pelaksana tugas (Plt) BLH Irwansyah Pulungan melalui pesan singkatnya ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/1) ketika dihubungi melalui telepon selulernya.
Dia menyebutkan, saat ini tim sudah turun untuk melakukan penyelidikan terhadap perubahan warna air sungai tersebut menjadi keruh, sehingga dia belum bisa memberikan keterangannya.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Padangsidimpuan Khoiruddin Nasution, menyayangkan lambannya sistem kinerja yang ditunjukkan dinas terkait.
Menurut dia, perubahan air sungai tersebut sudah berlangsung sejak seminggu yang lalu, namun, tidak ada reaksi untuk melakukan penyelidikan.

"Tidak perlu harus menunggu desakan dari masyarakat, karena warna air sungai itu sudah berubah sejak seminggu yang lalu kecoklatan," kata Khoiruddin.

Dia mendesak agar pemerintah segera mengumumkan hasil penyelidikan yang sudah mereka lakukan, sehingga masyarakat tidak khawatir untuk mempergunakan air sungai tersebut.

"Apabila memang sudah dilakukan penelitian maka harus secepatnya diberitahu kepada masyarakat, sehingga kekhawatiran masyarakat tidak ada lagi," katanya.
Dia khawatir, apabila kondisi tersebut terus berlangsung, maka akan mendatangkan penyakit bagi warga seperti gatal-gatal.

Dia berharap agar pemerintah segera memastikan penyebab perubahan air sungai tersebut, sehingga warga di wilayah itu tidak merasa khawatir untuk memanfaatkan air sungai. Sebab, keberadaan air sungai itu banyak dipergunakan terutama untuk mandi.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pencegahan Kebakaran Kota Padangsidimpuan melalui Kepala Bidang Kebersihan, Dori Padonna mengatakan kalau pihaknya masih terus melakukan pembuangan sampah di lokasi TPA Batu Bola hal tersebut belum diperolehnya lahan baru sebagai TPA di Kota Padangsidimpuan.

"Ya TPA Batu Bola hingga kini masih dijadikan tempat pembuang sampah. Namun kita juga sedang menelusuri mencari penggantian TPA yang baru," katanya melaui selularnya, Rabu (11/1).

Dia juga enggan berkomentar banyak terkait TPA tersebut karena masih berada di luar daerah. "Lain kali saya jelaskan. Saya masih di Medan," katanya sambil memutus telepon. (ikhwan nasution)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!