User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
ITMG 675 3.52%
UNVR 650 1.53%
PLIN 610 17.48%
Last update: 24 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
JECC -975 -13.98%
GGRM -525 -0.8%
LPPF -350 -2.46%
Last update: 24 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,728,513,408
SRIL 983,205,888
MAMI 803,876,800
Last update: 24 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
SRIL 322,001,207,296
BMRI 301,579,650,000
TLKM 293,422,333,952
Last update: 24 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 21,783 Freq
MAMI 20,137 Freq
STAR 9,553 Freq
Last update: 24 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,247.00 13,381.00
SGD 9,490.61 9,588.68
JPY 12,000.18 12,124.86
MYR 3,001.81 3,036.31
CNY 1,928.21 1,947.72
THB 384.08 388.19
HKD 1,705.53 1,722.80
EUR 14,365.05 14,515.71
AUD 10,096.86 10,201.67
GBP 16,583.92 16,753.01
Last update: 27 Mar 2017 11:06 WIB
Berita Terkini
Kamis, 12 Jan 2017 14:06 WIB - http://mdn.biz.id/n/277944/ - Dibaca: 183 kali
Marak Berita Hoax, Menkominfo Panggil Facebook
MedanBisnis - Jakarta. Maraknya berita hoax di media sosial membuat Kominfo meminta Facebook dan para pemain over the top untuk memblokirnya. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut akan bertemu dengan Facebook terkait hal ini.
"Rencananya ketemu mereka akhir bulan ini kalo nggak salah," ujar Rudiantara, di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/1).

Petemuan tersebut rencananya akan membahas soal berita hoax yang bertebaran di Facebook.

"Ya pokoknya kita minta kerjasamanya untuk masalah yang berkaitan dengan kotornya media sosial ini dengan hoax," kata Rudiantara.

Sementara itu, pemerintah Jerman ingin membuat aturan untuk menerapkan denda terkait berita hoax di media sosial. Menurut Rudiantara, Indonesia cukup dengan memanggil Facebook ke kantornya untuk membicarakan hal tersebut.

"Oh gini, Jerman itu sedang menyiapkan UU. Nah menyiapkan UU itu kan juga prosesnya lama. Kalo di kita, kita bisa lakukan boleh saja kita siapkan kesana. Cuma kan kalo bikin UU ITE itu baru direvisi, nunggu itu lama," kata Rudiantara.

"Yang bisa kita lakukan adalah apa. Kita kirim saja surat suruh datang ke sini beresin di sini, apa kita beresin sekarang," ungkapnya. (dtn)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!