User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
LPPF 550 3.58%
TCID 500 3.03%
INAF 490 14.33%
Last update: 22 Mei 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
GGRM -2,250 -2.94%
UNVR -1,300 -2.67%
ITMG -575 -3.65%
Last update: 22 Mei 2017
Volume Terbesar
MYRX 826,170,880
BUMI 522,063,392
RIMO 350,266,304
Last update: 22 Mei 2017
Transaksi Tertinggi
BBRI 479,685,655,000
ASII 445,684,635,000
TLKM 422,033,268,000
Last update: 22 Mei 2017
Efek Teraktif
KOBX 26,558 Freq
PGAS 13,898 Freq
BNLI 12,233 Freq
Last update: 22 Mei 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,229.00 13,361.00
SGD 9,544.04 9,640.67
JPY 11,847.57 11,971.15
MYR 3,090.89 3,125.38
CNY 1,925.67 1,944.89
THB 387.83 391.93
HKD 1,697.57 1,714.53
EUR 14,808.54 14,957.64
AUD 9,827.82 9,932.57
GBP 17,042.92 17,216.98
Last update: 26 Mei 2017 11:23 WIB
Internasional
Jumat, 17 Mar 2017 07:31 WIB - http://mdn.biz.id/n/288867/ - Dibaca: 224 kali
Ketetapan Baru Trump Kembali Terjegal
Di Pusat Amerika Presiden AS Donald Trump menyampaikan pernyataan di American Center for Mobility for American Manufactured Vehicles di Ypsilanti Township, Michigan, AS, 15 Maret 2017. (reuters/jonathan ernst)
MedanBisnis - Washington. Ketetapan baru Presiden Trump terkait larangan perjalanan terhadap warga dari enam negara Muslim kembali mendapat hadangan setelah seorang hakim federal di Hawaii memblokirnya, beberapa jam sebelum ketetapan itu dijawalkan berlaku pada tengah malam pada hari Kamis (16/3).
Hakim Distrik AS Derrick Watson mengutip 'bukti yang dipertanyakan' dalam argumen pemerintah larangan perjalanan itu terkait masalah keamanan nasional.

Presiden Trump menyebut keputusan itu sebagai "tindakan peradilan yang melampaui batas yang belum pernah terjadi sebelumnya." Ketetapan baru Trump itu memberlakukan larangan masuk selama 90 hari pada warga dari enam negara dengan mayoritas Muslim dan larangan masuk 120 hari terhadap pengungsi.

Trump menegaskan langkah ini dimaksudkan untuk mencegah teroris memasuki AS, tapi pengamat menganggapnya diskriminatif. Versi awal ketetapan itu dikeluarkan pada akhir Januari, memicu kebingungan dan protes, dan dibekukan secara nasional melalui putusan seorang hakim di Seattle.

Berbicara di sebuah acara di Nashville, Tennessee pada Rabu malam, Trump mengatakan putusan di Hawaii membuat AS 'terlihat lemah.' Dia mengatakan akan membawa kasus itu 'hingga ke tingkat tertinggi,' termasuk ke Mahkamah Agung, dan mengatakan: "Kita akan menang."

Hawaii adalah salah satu dari beberapa negara bagian AS yang berusaha membatalkan larangan masuk itu. Pengacara negara bagian Hawaii berpendapat, larangan itu akan melanggar konstitusi AS dengan memberlakukan diskriminasi terhadap orang dengan alasan asal kewarga-negaraan mereka. Negara bagian itu juga mengatakan larangan itu akan merugikan pariwisata dan menurunkan kemampuan untuk merekrut mahasiswa asing dan pekerja.

Jaksa Agung negara bagian Washington Bob Ferguson, yang menghadiri sidang pengadilan di Seattle dalam usahanya untuk memblokir larangan perjalanan, menggambarkan keputusan itu sebagai 'berita fantastis.'

"Ini sangat menarik. Ini adalah usaha tim - berbagai gugatan hukum dan oleh beberapa negara bagian," katanya.

Sebuah sidang juga terjadi di Maryland, juga menggugat larangan perjalanan sebagai diskriminasi terhadap Muslim. Setelah jatuhnya putusan di Hawaii, pertarungan hukum sekarang diperkirakan akan pindah ke proses banding federal.

Di bawah ketetapan baru Trump, warga enam negara dari awalnya tujuh negara dalam ketetapan pertama 27 Januari - Iran, Libya, Suriah, Somalia, Sudan dan Yaman - akan dikenakan larangan masuk lagi selama 90 hari.

Satu negara, Irak, dihapus dari daftar setelah pemerintahnya melakukan skrining visa dan berbagi data, kata pejabat Gedung Putih.

Versi revisi ketetapan ini juga mencabut larangan tidak terbatas pada semua pengungsi Suriah dan mengatakan pemegang Green Card (penduduk tetap AS) dari enam negara itu tidak akan terpengaruh. Tapi lebih dari setengah lusin negara bagian AS telah bergabung untuk melakukan gugatan hukum dalam upaya untuk menghadang ketetapan itu.

Semasa kampanye presiden, Trump bersumpah 'menutup secara total dan lengkap' imigrasi warga Muslim ke AS, dan untuk menerapkan proses 'pemeriksaan ekstrim' untuk mencegah paraekstremis dan teroris memasuki AS. (bbc)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!