User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
ITMG 550 2.95%
JECC 475 7.31%
SILO 350 2.55%
Last update: 23 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
GMTD -725 -11.28%
UNVR -350 -0.82%
UNTR -200 -0.72%
Last update: 23 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 2,544,047,104
SRIL 779,317,632
BUMI 297,418,816
Last update: 23 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
BBCA 651,033,080,000
BMRI 492,012,485,000
BBNI 377,155,872,500
Last update: 23 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 23,959 Freq
PKPK 17,957 Freq
BBNI 6,205 Freq
Last update: 23 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,265.00 13,399.00
SGD 9,476.35 9,573.45
JPY 11,897.93 12,021.35
MYR 2,994.36 3,026.65
CNY 1,926.48 1,945.95
THB 383.38 387.37
HKD 1,707.84 1,725.12
EUR 14,304.98 14,453.50
AUD 10,167.62 10,271.67
GBP 16,558.70 16,729.99
Last update: 23 Mar 2017 11:05 WIB
Aceh Bisnis
Senin, 20 Mar 2017 09:03 WIB - http://mdn.biz.id/n/289371/ - Dibaca: 58 kali
Penerapan Syariat Islam Jangan Disia-siakan
MedanBisnis - Banda Aceh. Kekhususan yang diberikan pemerintah untuk penerapan syariat Islam di Aceh dengan berbagai kemudahan dan kenyamanan sejak belasan tahun silam dengan berbagai regulasi, haruslah dimanfaatkan dengan baik oleh umat muslim di provinsi ini.

Jika kemudahan menjalankan syariat Islam sebagai suatu bentuk rahmat dan kasih sayang Allah SWT ini tidak dijalankan secara sungguh-sungguh, apalagi sampai disia-siakan, tentunya hal itu merupakan suatu kerugian yang tidak ternilai dalam kehidupan di dunia, dan akan membawa kesengsaraan di akhirat kelak.

Demikian antara lain disampaikan pendakwah Islam asal Jerman Philip Hamza Enz saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kupi Luwak Jeulingke, Rabu (15/3) malam.

"Dalam kunjungan saya ke Aceh untuk melihat penerapan syariat Islam di Aceh, saya sangat bahagia menemukan berbagai kemudahan dan kenyamanan bagi umat Islam untuk menjalankan syariat agamanya, semuanya boleh, tanpa ada suatu kendala dan kesusahan seperti di negara saya, Jerman yang harus berjuang keras untuk menjadi muslim," ujar Philip Hamza.

Pria yang masuk Islam sejak 17 tahun lalu setelah melihat orang Islam shalat tahajud ini menambahkan, saat di Aceh dia melihat kaum perempuan berhijab dan menutup aurat di mana-mana, suara azan berkumandang dengan nyaringnya, masjid-masjid dipenuhi shaf-shaf orang shalat berjamaah, berbagai fasilitas ibadah mudah ditemukan, dan kemaksiatan sulit ditemukan, sehingga suasana Islam sangat kental terasa.

"Ini harus terus kita pertahankan suasana Islam seperti ini di Aceh dan Indonesia umumnya. Kemudahan dan adanya suatu pemahaman tentang kewajiban menjalankan ibadah ini tidak boleh luntur dan disia-siakan. Saya juga berharap suatu saat suasana Islam yang mudah dijalankan dan nyaman bisa berlangsung di Jerman," papar Philip yang juga bertugas sebagai manajemen fasilitas pada organisasi wakaf Jerman.

Philip Hamza yang sehari-hari juga bekerja di sebuah perusahaan penerbitan surat kabar di Jerman ini juga menyampaikan perkembangan Islam dan perkembangan umat muslim di negara tersebut.

Menurutnya, dengan penuh keimanan dan keyakinannya dalam beragama yang didapatkan lewat berbagai pencarian kebenaran beragama, meski menjadi agama minoritas, Islam di Jerman tetap bertahan dan berkembang hingga kini, bahkan populasi muslim di negara bekas pusat Nazi itu diprediksikan terus meningkat. (dedi irawan)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!