User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
BRAM 1,750 19.89%
EPMT 560 24.89%
UNTR 550 2.02%
Last update: 22 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
UNVR -1,075 -2.45%
SILO -525 -3.69%
POOL-W -425 -31.95%
Last update: 22 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 2,696,517,376
SRIL 1,134,397,696
RIMO 795,292,672
Last update: 22 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
BBRI 620,132,872,500
BBCA 582,950,652,500
TLKM 450,257,831,000
Last update: 22 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 39,868 Freq
MYRX 9,916 Freq
BUMI 6,499 Freq
Last update: 22 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,268.00 13,402.00
SGD 9,466.32 9,565.34
JPY 11,897.42 12,018.65
MYR 2,992.33 3,024.60
CNY 1,926.00 1,945.45
THB 381.70 385.67
HKD 1,708.47 1,725.75
EUR 14,320.15 14,467.46
AUD 10,152.67 10,256.55
GBP 16,547.85 16,717.65
Last update: 22 Mar 2017 11:37 WIB
Keuangan & Bursa
Senin, 20 Mar 2017 09:14 WIB - http://mdn.biz.id/n/289383/ - Dibaca: 62 kali
OJK Harapkan Pasar Modal Tulang Punggung Perekonomian
MedanBisnis - Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan industri pasar modal Indonesia menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyediakan pembiayaan pembangunan infrastruktur.
"Pemerintah sedang membangun infrastruktur, kebutuhan dana dari Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 membutuhkan dana yang luar biasa besar hampir Rp 5.000 triliun, pasar modal bisa untuk involved," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ia mengatakan bahwa pembiayaan dari pasar modal merupakan bentuk pembiayaan jangka panjang sehingga dapat diandalkan untuk pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, diperlukan pendalaman pasar modal agar lebih likuid.

Nurhaida menambahkan bahwa pihaknya bersama dengan pemangku kepentingan di industri pasar modal Indonesia akan terus mengupayakan penambahan jumlah investor agar industri bertambah likuid dengan membangun kepercayaan investor.

"Suatu market akan berkembang kalau ada kepercayaan dan jumlah peserta banyak. Kita perlu meningkatkan jumlah investor secara masif. Dalam dua tahun terakhir ini, jumlah investor membukukan pencapaian luar biasa," katanya.

Saat ini, lanjut dia, jumlah investor di pasar modal domestik baru mencapai sekitar 0,39% dari jumlah penduduk Indonesia yang sekitar 258 juta. Maka itu, OJK bersama dengan "stakeholder" lainnya akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan literasi pengetahuan masyarakat tentang pasar modal.

Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan menambahkan bahwa dengan basis investor yang kuat, terutama investor ritel maka pasar modal domestik dapat memobilisasi dana masyarakat, sehingga turut menunjang pembangunan ekonomi nasional.

"Kami akan terus berupaya untuk memperluas basis investor, khususnya investor ritel, dan meningkatkan literasi pasar modal di masyarakat," katanya. (ant)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!