User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
ITMG 675 3.52%
UNVR 650 1.53%
PLIN 610 17.48%
Last update: 24 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
JECC -975 -13.98%
GGRM -525 -0.8%
LPPF -350 -2.46%
Last update: 24 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,728,513,408
SRIL 983,205,888
MAMI 803,876,800
Last update: 24 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
SRIL 322,001,207,296
BMRI 301,579,650,000
TLKM 293,422,333,952
Last update: 24 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 21,783 Freq
MAMI 20,137 Freq
STAR 9,553 Freq
Last update: 24 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,262.00 13,396.00
SGD 9,460.02 9,561.06
JPY 11,909.12 12,034.86
MYR 2,991.65 3,025.29
CNY 1,926.36 1,945.82
THB 382.41 386.39
HKD 1,707.24 1,724.56
EUR 14,271.24 14,420.79
AUD 10,097.69 10,205.07
GBP 16,564.24 16,732.94
Last update: 24 Mar 2017 11:06 WIB
Internasional
Selasa, 21 Mar 2017 07:43 WIB - http://mdn.biz.id/n/289503/ - Dibaca: 57 kali
Korsel Komplain Kebijakan Beijing ke WTO
MedanBisnis - Seoul. Menteri perdagangan Korea Selatan Senin (20/3) mengatakan Seoul mengajukan keberatan kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas balasan China terhadap perusahaan-perusahaan Korsel terkait dengan pengerahan sistem pertahanan AS di Korsel.
"Kami telah memberitahu WTO,China kemungkinan telah melanggar kesepakatan perdagangan," kata Menteri Perdagangan Joo Hyung-hwan kepada parlemen untuk merespon tentang reaksi China atas pengerahan sistem pertahanan rudal yang disebut dengan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di Korsel.

Joo mengatakan isu itu dibahas di Dewan Perdagangan WTO Jumat pekan lalu setelah China melakukan pembatasan terhadap perusahaan-perusahaan Korsel di sektor pariwisata dan distribusi.

Seorang pejabat kementerian mengatakan, keberatan itu tidak dapat dikategorikan sebagai tindakan legal namun lebih baik menanyakan WTO apakah China menjalankan kesepakatan perdgangan secara adil.

Di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying tidak menanggapi secara langsung tentang keberatan di WTO tersebut.

"Kami mendukung bisnis normal dan perdagangan bilateral antara China dan Korsel," kata Hua dalam konferensi pers. "Namun semua orang tahu ini memiliki dasar sesuai dengan opini publik."

Korsel dan AS mengatakan tujuan pengerahan sistem THAAD tidak lain hanyalah sebagai pertahanan terhadap potensi peluncuran rudal dari Korut. Namun China keberatan dengan pengerahan itu karena sistem radar yang digunakan dapat menjangkau teritorialnya.

Beijing mengatakan THAAD tidak dapat berbuat apa-apa untuk menurunkan ketegangan di semenanjung Korea.

China adalah mitra dagang Korsel terbesar dan sengketa terkait dengan THAAD itu telah memicu penurunan tajam wisatawan China ke Korea.

Pihak otoritas China juga telah menutup dua toko ritel Lotte Group milik Korsel di tengah kemandekan diplomatik kedua negara itu. (ds/rtr)
Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!