User ID Password  
HOME   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Iklan Baris Gratis   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
 
 
 
 
Berita Terkini Hari Ini
BERITA TERKINI SELENGKAPNYA
E-paper
Foto Berita
Efek Pencetak Laba (RPH)
ITMG 675 3.52%
UNVR 650 1.53%
PLIN 610 17.48%
Last update: 24 Mar 2017
Efek Pencetak Rugi (RPH)
JECC -975 -13.98%
GGRM -525 -0.8%
LPPF -350 -2.46%
Last update: 24 Mar 2017
Volume Terbesar
MYRX 1,728,513,408
SRIL 983,205,888
MAMI 803,876,800
Last update: 24 Mar 2017
Transaksi Tertinggi
SRIL 322,001,207,296
BMRI 301,579,650,000
TLKM 293,422,333,952
Last update: 24 Mar 2017
Efek Teraktif
SRIL 21,783 Freq
MAMI 20,137 Freq
STAR 9,553 Freq
Last update: 24 Mar 2017
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 13,256.00 13,390.00
SGD 9,482.12 9,582.77
JPY 11,914.43 12,038.12
MYR 2,995.71 3,029.41
CNY 1,923.53 1,942.97
THB 384.01 388.12
HKD 1,706.40 1,723.76
EUR 14,344.32 14,490.66
AUD 10,131.56 10,236.66
GBP 16,456.00 16,630.38
Last update: 29 Mar 2017 11:10 WIB
INDAG
Selasa, 21 Mar 2017 08:20 WIB - http://mdn.biz.id/n/289596/ - Dibaca: 83 kali
Harga Gas se-Indonesia Diusulkan Sama
MedanBisnis - Medan. Komisi VII DPR-RI yang membidangi energi dan lingkungan hidup sudah mengusulkan agar harga gas di seluruh Indonesia dibuat satu harga.

"Itu sudah kita masukkan dalam RUU Migas yang harus segera dirampungkan pembahasannya," kata Ketua Komisi VII DPR-RI Gus Irawan Pasaribu dalam siaran pers yang diterima MedanBisnis, Senin (20/3).

Hal itu diungkapkan Gus Irawan untuk memberikan solusi tentang banyaknya keluhan dan ketimpangan harga gas antardaerah.

Gus mengatakan, wacana satu harga gas di seluruh Indonesia sudah masuk dalam draf RUU Migas. "Dasar kita mengusulkan ini juga karena melihat konteks harga bahan bakar di Papua yang bisa diseragamkan dengan daerah lain. Lalu kenapa kemudian harga gas tidak ikut kita seragamkan," katanya.

Gus menyatakan, komitmen Komisi VII mendesak penerapan harga gas satu harga di seluruh Indonesia dikuatkan oleh seluruh anggota. "Karena begini ya, Sumut itu termasuk harga gas industrinya dulu tinggi. Sekarang sudah turun 30% walau belum diterapkan. Kita di Komisi VII sepakat sesungguhnya harga gas yang mahal diturunkan dan diseragamkan," katanya.

Tentu untuk menyeragamkan harga ini kata Gus, butuh waktu dan penyesuaian. Karena itu menyangkut transmisi dan distribusi. Lalu dilihat pula sumber gas dari wilayah mana. Semakin jauh mendapatkan sumber gas, tentu biayanya kian tinggi.

"Kawan-kawan di Komisi VII DPR-RI semua mendukung. Bahkan sebenarnya di Komisi VII itu kami ada dua orang dari Sumut. Kemudian yang lain dari berbagai daerah. Prinsipnya kita tidak melihat daerah mana. Kalau misalnya di Sumut harga gas tinggi, anggota komisi yang berasal dari daerah lain konsen berkomitmen mau berjuang bersama menyuarakan ke pemerintah agar harga diturunkan," jelas Gus yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR-RI ini.

Dia menyatakan, jika harga gas tidak bisa diseragamkan akan membuat hambatan di sektor industri. "Nantinya masih akan ada keluhan para pengusaha industri pemakai gas. Selama ini mereka sudah mengeluh karena mahal dan berbeda di tiap daerah. Konteks inilah yang kemudian membuat kita harus bersama-sama berjuang menyeragamkan harganya," jelasnya.

Gus menyatakan, apa yang disampaikan Komisi VII ke pemerintah soal harga gas selama ini selalu mendapat respon positif. Walaupun misalnya Komisi VII harus aktif menyuarakan pendapatnya ke pemerintah secara berkala.

"Kita tidak bisa hanya mengusulkan lalu dibiarkan. Harus kita kejar terus pemerintah dalam berbagai kesempatan," tuturnya.

Itu jugalah yang harus dilakukan dalam upaya menyeragamkan harga gas seluruh Indonesia. "Pada prinsipnya saya yakin pemerintah akan mau mendengar aspirasi dan keluhan pengguna gas. Walau mungkin akan ada pengurangan margin di Pertamina, Pertagas atau PGN misalnya. Sebab merekalah yang mendistribusikan gas ke seluruh daerah," ungkap Gus.

Namun mau seperti apa pun kondisinya jika bahan bakar minyak saja bisa seragam sampai Papua kenapa gas tidak diupayakan. Memang akan berbeda problem antara BBM satu harga dengan gas. (hisar hasibuan/ril)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang
Informasi pemasangan barrier gate, jual barrier gate dan Barrier Gate Otomatis, hubungi NICE Automatic Gate sekarang juga! Terima kasih!
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!